10 Jenis Usaha Kuliner Yang Paling Laku Saat Ini

By Content Writer | Oktober 22, 2020
10 jenis usaha kuliner yang paling laku

Jika Anda sedang mencari 10 jenis usaha kuliner yang paling laku, maka saat ini Anda berada di tempat yang tepat. Mengapa?

Karena kali ini kami akan menyajikan beragam informasi mengenai jenis usaha kuliner yang paling laku di Indonesia.

Apa saja jenis usahanya? Simak ulasan ini sampai akhir!

Baca juga: Usaha Makanan Ringan Serba 2000

Jenis Usaha Kuliner Yang Paling Laku Di Indonesia

Inilah daftar 16  inspirasi usaha kuliner yang mungkin bisa Anda coba, diantaranya yaitu:

1. Bisnis Katering

Bisnis Katering merupakan salah satu usaha yang sangat laris jika Anda tinggal di lokasi yang super sibuk, misalnya di daerah kos-kosan, kampus, perkantoran, terminal hingga pelabuhan.

Biasanya lokasi-lokasi tersebut merupakan lokasi yang penghuninya sangat sibuk, sehingga mereka tidak memiliki waktu untuk memasak.

Itulah mengapa bisnis Katering memiliki peluang yang baik di tempat yang seperti itu.

Jika Anda ingin memulai bisnis catering modal yang dibutuhkan sejatinya tidak banyak hanya sekitar 5 jutaan.

Namun jangan khawatir meskipun Anda harus mengeluarkan modal yang tidak sedikit di awal, tetapi keuntungan yang akan diraih bisa dengan segera mengembalikan modal awal Anda.

Bagi Anda yang tertarik untuk memulai bisnis catering, perhatikan ilustrasi sederhana berikut ini:

Anda mendapat orderan sebanyak 50 porsi dengan harga untuk satu porsinya 15 ribu. dari situ estimasi keuntungan yang bisa diraih sebesar 50 x 15 ribu = 750 ribu.  Dimana modal estimasi untuk 50 porsi sekitar 500 ribu.

Berdasarkan contoh tersebut, Anda bisa menarik kesimpulan bahwa jika satu hari saja sudah bisa mendapatkan keuntungan sekitar 250 ribu maka bayangkan berapa yang akan dihasilkan dalam sebulan? Pastinya akan sangat besar bukan?

Untuk jenis varian catering yang bisa dibuat, Anda bisa disesuaikan dengan lokasi tempat tinggal misalnya katering untuk karyawan perusahaan atau rumah tangga, katering untuk mahasiswa, katering untuk pernikahan hingga catering untuk program diet.

Semua jenis varian katering itu bisa dipilih berdasarkan peluang yang lebih besar untuk memberikan keuntungan.

Jadi, jika katering untuk mahasiswa atau karyawan lebih laris maka Anda bisa coba untuk lebih menggenjot penjualan di dua varian catering tersebut, demikian pula dengan katering yang lain

2. Bisnis Ayam Goreng Krispi

Usaha ayam goreng krispi dapat dibilang sebagai salah satu usaha yang memiliki prospek menjanjikan. Mengapa?

Sebab saat ini ada banyak sekali orang yang menyukai ayam krispi, tidak hanya di daerah perkotaan tetapi juga sudah merambah daerah pedesaan.

Hal itu disebabkan karena harga ayam goreng krispi yang aman di kantong, kemudian rasanya yang enak dan yang terakhir makan-makanan ini bisa dijadikan cemilan atau aku untuk makan.

Dari penjelasan di atas, Anda pasti sudah bisa menyimpulkan sendiri kalau bisnis ayam krispi, termasuk ke dalam bisnis yang memiliki peluang usaha yang sangat tinggi, dan berpeluang mendatangkan banyak keuntungan.

Apalagi jika Anda bisa membuat bumbunya sendiri lalu kemudian membuat sistem franchise, pastinya akan jauh lebih menguntungkan.

Bagi Anda yang ingin memulai bisnis ayam goreng krispi, berikut ini kami sajikan apa saja yang dibutuhkan untuk memulai bisnis ini:

Modal awal

Gerobak Aluminium: Rp 2.000.000,-

Peralatan masak lengkap: Rp 1.000.000,-

Sewa parkir gerobak: Rp 600.000,-

Biaya Operasional Bulanan

Ayam broiler 10 ekor/hari, @Rp30.000,-  x 30 hari= Rp9.000.000,-

Minyak goreng Rp 100.000/hari  x 30 hari= Rp3.000.000,-

Biaya kompor per bulan= Rp200.000,-

Saus kemasan dan kantong plastik= Rp100.000,-

Biaya Lainnya= Rp50.000,-

Total Estimasi biaya operasional bulanan= Rp12.350.000,-

Asumsi Pendapatan Setiap Bulan

Untuk pendapatan diasumsikan terdiri atas 5 jenis, yaitu:

Dada bawah 10 potong, @Rp9.000 x 30 hari= Rp2.700.000,-

Dada atas 20 potong, @Rp10.00 x 30 hari= Rp6.000.000,-

Paha atas 20 potong, @Rp10.000,- x 30 hari= Rp6.000.000,-

Paha bawah 20 potong, @Rp8.000 x 30 hari= Rp4.800.000,-

Sayap 20 potong, @ Rp7.500 x 30 hari= Rp4.500.000,-

Pendapatan Kotor= Rp24.000.000,-

Laba bersih Rp24.000.000 – Rp12.350.000= Rp11.650.000.

Berdasarkan penjelasan di atas cara supaya bisnis Anda bisa berkembang pesat yaitu berusahalah untuk menjaga kualitas dari makanan, menjaga kebersihan dan memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada pelanggan.

Itulah cara yang bisa dilakukan agar bisnis ayam goreng krispi yang ditekuni dapat semakin berkembang pesat dan bahkan memiliki cabang dimana-mana.

3. Bisnis gorengan

Tidak dapat dipungkiri kalau gorengan merupakan salah satu makanan yang paling dicari oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia, baik itu masyarakat perkotaan maupun pedesaan.

Cita rasa yang unik dari gorengan membuat makanan ini selalu laris dijual di mana-mana, dan cepat ludes.

Tidak heran jika bisnis jual gorengan termasuk salah satu bisnis yang pasti laku di Indonesia.

Apabila Anda ingin memulai bisnis makanan yang laris di pinggir jalan ini, maka perhatikan penjelasan berikut ini:

Modal Awal

Gerobak atau angkringan = Rp2.000.000,-

Peralatan masak = Rp500.000,-

Kompor = Rp300.000,-

Total modal awal = Rp2.800.000,-

Biaya Operasional Bulanan

Bahan – bahan seperti tempe, pisang, ubi dan lain-lain, Rp150.000,- x 30 hari= Rp4.500.000,-

Biaya kompor, minyak goreng dan lain-lain selama 30 hari= Rp1.000.000,-

Total asumsi biaya operasional  setiap bulan=  Rp5.500.000,-

Untuk jenis gorengan yang bisa Anda jual di antaranya yaitu pisang goreng, bakwan, tempe, ubi goreng, tahu isi dan masih banyak lagi.

Bicara soal pendapatan Anda tidak perlu ragu lagi karena bisnis ini membutuhkan modal yang kecil tetapi bisa memberikan keuntungan yang berlipat

Sehingga waktu untuk balik modal tidak akan lama dan keuntungan yang diperoleh bisa sangat besar.

4. Makanan Level Pedas

Jika Anda mencari ide bisnis lainnya maka bisnis makanan level pedas bisa menjadi salah satu solusinya.

Bisnis yang satu ini kini sedang menjadi idaman para pengusaha, karena para penggemar usaha kuliner di Indonesia karena masakan pedasnya bisa disesuaikan levelnya.

Bisnis yang satu ini juga mempunyai target pasar atau market tersendiri, serta umumnya orang-orang yang suka dengan makanan pedas selalu menjadi pelanggan setia.

Level pedasnya pun bisa ditentukan sendiri, apakah menggunakan level 1-10 atau bisa disesuaikan dengan selera Anda. Untuk jenis-jenis makanan yang dijual bisa itu nasi goreng, makaroni, mie goreng, tahu goreng dan lain sebagainya.

Jenis makanannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan pasar, sehingga potensi untuk lakunya akan sangat besar.

5. Bisnis Sosis Bakar

Jika Anda pernah makan sosis bakar pastinya sudah tahu bagaimana rasa dari makanan itu. Pastinya sangat enak sekali, bukan?

Jika iya, maka tak ada salahnya untuk memulai bisnis ini. Apalagi bisnis jual sosis bakar termasuk ke dalam salah satu jenis bisnis yang laris dilakukan di Indonesia.

Modal yang dibutuhkan untuk memulai bisnis ini juga tidak begitu besar, Anda bisa memulainya dengan menggunakan gerobak lebih dulu agar modal yang dibutuhkan tidak besar.

Jika Anda ingin memulai bisnis ini, maka berikut gambaran yang bisa kami sajikan:

Modal awal

Gerobak = Rp2.000.000,-

Peralatan masak = Rp1.000.000,-

Biaya operasional bulanan

Bahan dan bumbu untuk memasak = Rp1.000.000,-

Omset per hari

50 pcs x Rp 10.000,- = Rp500.000,- per hari

Perkiraan omset bulanan

Keuntungan kotor – Biaya operasional = Rp15.000.000 – Rp1.000.000 = Rp 14.000.000,-

6. Bisnis Makanan Khas Luar Negeri

Saat ini ada banyak makanan khas luar negeri yang dijual di Indonesia. Mulai dari takoyaki, bakpao, kwetiau, dan lain sebagainya adalah beberapa contoh diantaranya.

Ada banyak alasan mengapa orang-orang mulai melirik bisnis ini, salah satunya yaitu karena daya tarik yang diberikan sangatlah tinggi.

Apabila Anda ingin mencari jenis makanan khas luar negeri apa yang ingin dijual, maka tak ada salahnya untuk mulai meriset jenis apa yang memiliki daya tarik tinggi dan rasa yang enak serta cocok di lidah masyarakat Indonesia.

Berikut kami sajikan rincian dari salah satu bisnis makanan khas luar negeri yaitu bisnis takoyaki:

Modal awal

Peralatan yang dibutuhkan = Rp4.000.000,-

Biaya operasional per bulannya

Bahan-bahan dan lain-lain= Rp10.000.000,-

Estimasi pendapatan per bulan

27 porsi x Rp20.000 x 30 = Rp16.200.000,-

Estimasi keuntungan per bulan

Laba = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional

Laba= Rp16.200.000 – Rp10.000.000 = Rp6.200.000,-

7. Bisnis Tahu bulat

Bisnis berikutnya yang dijamin laris adalah bisnis tahu bulat, karena saat ini ada banyak pengusaha yang mulai merintis usaha ini, baik itu di wilayah kota sampai pedesaan.

Untuk bisnis tahu bulat biasanya dijajakan dengan berbagai macam cara, ada yang menggunakan mobil pick up, ada juga yang menggunakan motor hingga sepeda. Bahkan bisa juga dijalankan di depan rumah.

Modal yang dibutuhkan untuk memulai bisnis ini juga tidak besar, karena peralatan yang dibutuhkan juga sangat sederhana. Selain itu, omset yang bisa diraih sangat besar, dengan estimasi sebagai berikut:

Modal awal

Peralatan dan bahan-bahan = Rp1.200.000,-

Omset per hari

300 pcs tahu x 500 Rupiah = 150.000 Rupiah / hari

Asumsi Keuntungan per bulan

Omset – Biaya operasional per bulan = Rp4.500.000 – Rp1.200.000 = Rp3.300.000,-

8. Bisnis Warung Makan

Usaha atau bisnis warung makan pun termasuk jenis usaha yang laris di tanah air, apalagi kalau lokasi yang dipilih strategis dekat dengan kampus, komplek, hingga perkantoran, pastilah peluang untuk larisnya sangat besar.

Ada banyak jenis warung makanan yang bisa dimulai, mulai dari warteg, warung sarapan lontong, warung pecel lele, dan lain sebagainya.

Salah satu kunci sukses apabila Anda mau memulai bisnis yaitu harus menjaga rasa makanan, kebersihannya dan kualitas pelayanannya.

Berikut ini kami sajikan analisa singkat bagi Anda yang ingin memulai bisnis ini:

Modal awal

Peralatan dan bahan-bahan = Rp2.000.000,-

Biaya operasional per bulan

Bahan baku dan biaya lain-lain= Rp9.000.000,-

Omset per bulan

Perkiraan penjualan per bulan= Rp10.000.000,-

Asumsi Keuntungan per bulan

Omset – Biaya operasional perbulan = Rp10.000.000 – Rp9.000.000 = Rp1.000.000,-

9. Bisnis Aneka Keripik

Bisnis berikutnya yang pasti laku di Indonesia adalah bisnis aneka keripik, karena camilan yang satu ini menjadi salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia selain gorengan.

Berbagai kalangan pun sangat menyukai keripik baik itu yang tua hingga yang muda sekalipun.

Memasarkannya pun tidak sulit karena ada banyak metode yang bisa digunakan. Mulai dari promosi di media sosial sampai dengan menitipkan di warung dan lain sebagainya.

Jika Anda ingin memulai usaha ini, berikut analisa singkat yang akan kami jelaskan dimana kali ini bisnis keripik yang dipilih adalah keripik buah:

Modal awal

Peralatan dan bahan-bahan = Rp22.500.000,-

Biaya operasional per bulan

Bahan baku dan biaya lain-lain= Rp6.500.000,-

Omset per bulan

Perkiraan penjualan per bulan= Rp22.500.000,-

Asumsi Keuntungan per bulan

Omset – Biaya operasional perbulan = Rp22.500.000 – Rp6.500.000 = Rp16.000.000,-

10. Bisnis Aneka Kue

bisnis aneka kue juga termasuk salah satu bisnis yang laris di Indonesia. Biasanya ada dua jenis kue yang dijadikan bisnis, mulai dari kue kering hingga kue basah.

Kalau kue kering memang bisa bertahan lebih lama dan sudah dijual dalam bentuk kemasan, dan bisa dititipkan di warung atau supermarket.

Sedangkan kue basah umumnya banyak dijual di warung kopi, tempat sarapan dan lain-lain. Berikut kami sajikan analisa singkat salah satu bisnis kue lapis:

Modal awal

Peralatan dan bahan-bahan = Rp 2.500.000,-

Biaya operasional per bulan

Bahan baku dan biaya lain-lain= Rp 900.000,-

Omset per bulan

Perkiraan penjualan per bulan= Rp 6.500.000,-

Asumsi Keuntungan per bulan

Omset – Biaya operasional perbulan = Rp6.500.000 – Rp900.000 = Rp5.600.000,-

11. Jualan Roti Bakar

Jualan roti bakar dengan aneka toping merupakan ide jualan yang laku setiap hari. Selain itu, untuk memulai bisnis ini, Anda butuh menyiapkan gerobak dan peralatan roti yang lain serta dengan survei toping-topingnya.

Dimana Anda bisa mendapatkan toping dengan kualitas baik namun harganya terjangkau.

Selain itu, pilihlah tempat yang strategis dan pastikan lebih dulu kalau roti bakar buatan Anda rasanya sudah pas.

Dengan begitu, bisnis roti bakar yang ditekuni bisa berjalan dengan lancar.

12. Jualan Makanan Seblak

Seblak sudah terkenal sejak dulu sebagai makanan khas Bandung yang saat ini menjadi sangat kekinian hingga banyak yang mulai menjualnya di Indonesia.

Bahkan seblak saat ini juga termasuk usaha kuliner online yang mulai dijajaki para pebisnis.

Banyak yang membuat seblak dalam bentuk kemasan siap saji, dan bisa dimakan dengan cara dimasak dengan mudah lebih dulu.

Terlebih lagi makanan ini banyak digemari oleh seluruh masyarakat Tanah Air saat ini, sehingga bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan.

13. Jualan Banana Nugget

Pisang menjadi salah satu buah yang digemari hampir oleh seluruh masyarakat Indonesia, karena rasanya yang sedap dan kaya kandungan gizi dan protein.

Selain itu, pisang juga sangat mudah untuk diolah menjadi makanan, salah satunya yaitu pisang goreng.

Tetapi dengan seiring perkembangan zaman, olahan pisang goreng pun sudah mengalami banyak perkembangan, seperti salah satunya yaitu bahan nugget.

Banana nugget merupakan makanan yang teksturnya lembut dan krispi dengan berbagai olahan toping manis di tengahnya.

Saat ini, banana nugget dijual dengan harga yang jauh lebih mahal ketimbang dengan pisang goreng biasa.

Itulah mengapa makanan ini bisa dijadikan salah satu bisnis yang menguntungkan.

14. Jualan Martabak Manis Aneka Rasa

Martabak manis merupakan salah satu makanan yang sudah dikenali sejak puluhan tahun lamanya dan termasuk salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia.

Awalnya, martabak manis hanya dibuat dengan topping tambah seperti keju, kacang tanah hingga cokelat meises.

Tetapi seiring dengan perkembangan zaman, saat ini toping dari martabak manis telah banyak variasinya. Mulai dari Nutella, Oreo, matcha dan lain sebagainya.

Jika Anda ingin memulai usaha ini, hal penting yang harus dilakukan yaitu mempertimbangkan tempat usaha dan modal yang dimiliki. Sebab, usaha ini bisa berjalan dengan dukungan modal yang baik.

15. Jualan Siomay

Siomay juga menjadi salah satu jenis makanan yang laku dijual setiap hari. Makanan yang dipadukan dengan sayur kol, kentang, telur hingga pare dan disiram dengan kuah kacang saat ini menjadi salah satu makanan yang sangat disukai oleh banyak kalangan.

Jika Anda ingin memulai bisnis ini, modal yang dibutuhkan juga tidak banyak, hanya sekitar Rp2 juta sampai Rp5 juta saja, maka Anda sudah bisa memperoleh gerobak, peralatan masak dan bahan-bahan lainnya.

16. Jualan Bakso

Siapapun pasti setuju jika bakso merupakan salah satu jenis makanan yang sangat disukai oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Apalagi makanan ini tidak pernah lekang dimakan zaman sekalipun aneka jenis makanan lain sudah banyak beredar di pasaran.

Bakso juga termasuk makanan yang bisa dijangkau oleh seluruh kalangan masyarakat Indonesia, sehingga tak heran dimanapun Anda pergi selama itu di Indonesia, pasti sangat mudah menemukan bakso.

Apalagi saat ini bakso sudah memiliki banyak varian, mulai dari bakso beranak, bakso isi cabai hingga bakso aci yang saat ini tengah naik daun. Jadi, tidak ada salahnya untuk memulai usaha ini.

Itulah tadi jenis usaha kuliner yang paling laku yang bisa Anda tekuni dan jalankan.

Namun yang paling penting sebelum memulai usaha yaitu membulatkan tekad dan meluruskan niat, sehingga akan dipermudah segalanya oleh yang maha kuasa.

Syarat Yang Harus Dipenuhi Sebelum Memulai Usaha

Ketika Anda ingin memulai usaha kuliner maka sangat penting untuk menentukan lebih dulu jenis makanan yang ingin didagangkan.

Hal ini sangat penting karena pemilihan jenis makanan yang tepat akan sangat menentukan bagaimana masa depan dari usaha kuliner Anda.

Mengapa jenis makanan yang dipilih harus tepat, berkualitas tinggi, serta mengedepankan rasa yang sedap dan pelayanan yang baik.

Terakhir, Jangan lupa untuk memilih tempat yang strategis karena hal ini juga akan sangat berpengaruh pada usaha kuliner yang Anda geluti.

Cara Agar Usaha Terus Meningkat Pesat

Setelah tadi mengetahui syarat apa saja yang harus dipenuhi sebelum memulai usaha, maka selanjutnya Anda harus tahu bagaimana cara yang dapat dilakukan agar usaha bisa terus berkembang pesat.

Cara yang bisa dilakukan supaya usaha bisa meningkat dengan pesat yaitu harus pintar mengelola dan memanajemen keuangan, membuat strategi pemasaran yang baik serta membangun relasi yang luas.

Itulah beberapa kunci penting yang harus diingat jika Anda ingin usaha kuliner Anda terus meningkat pesat.

Mencari Tahu Bahan Baku yang Paling Murah dan Mudah Diperoleh

Sebelum memulai usaha maka sangat penting untuk melakukan survei guna mencari tahu bahan baku seperti apa yang jenisnya murah dan tidak sulit untuk mendapatkannya.

Seperti contohnya jika Anda ingin memproduksi keripik bakso untuk diekspor luar daerah, maka ketika bahan baku yang digunakan sangat mudah untuk diperoleh akan membuat harga jualnya jadi lebih murah.

Itulah tadi alasan mengapa Anda harus menemukan jenis bahan baku yang murah dan mudah diperoleh.

Sekian artikel tentang 10 Jenis usaha kuliner yang paling laku di Indonesia, semoga bermanfaat dan menggairahkan semangat wirausaha anda semua.

One thought on “10 Jenis Usaha Kuliner Yang Paling Laku Saat Ini

  1. Pingback: Contoh Analisis Swot Usaha Makanan, Kue, Makanan Ringan dan Khas Daerah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *