20 Cara Memulai Usaha Kuliner – Buat Pemula Sampai Bisa!

By Content Writer | Desember 20, 2020
cara memulai usaha kuliner

Pernah terpikir untuk memulai usaha bisnis kuliner? Bisa jadi, pilihan ini merupakan pilihan yang tepat.

Industri kuliner adalah industri yang tak akan pernah mati, karena pada dasarnya manusia membutuhkan makanan dan minuman untuk bisa bertahan hidup.

Sebagai kebutuhan utama, pelaku industri kuliner jelas tak pernah kehabisan akal untuk membuat inovasi makanan atau minuman yang beragam.

Baca juga: Cara Memulai Bisnis Online Dari Nol

Variasi bahan baku yang tak hanya nikmat tapi juga enak untuk dipandang. Banyak masyarakat, terutama anak muda, tak hanya memandang kuliner sebagai konsumsi untuk memenuhi kebutuhan gizi, tapi juga sebagai gaya hidup yang dibagikan di media sosial.

Maka tak heran, jika industri kuliner akan terus ada dan eksis sampai kapanpun.

Nah, jika Anda ingin menjalankan bisnis ini, sebaiknya mengikuti 20 cara memulai usaha kuliner untuk diterapkan.

20 Cara Memulai Usaha Kuliner

Memulai usaha kuliner, bukan hanya soal seberapa nikmat makanan atau minuman yang ditawarkan.

Lebih dari itu, perlu inovasi yang jelas, strategi pemasaran yang masif serta target konsumen yang tepat.

Untuk memahaminya lebih jauh, berikut ini cara yang bisa Anda lakukan.

1. Pahami Keunikan Produk

Jenis makanan apa yang telah Anda tetapkan? Makanan berat macam nasi goreng atau pasta?

Atau, cemilan ringan dan minuman kekinian? Apapun itu, hal yang harus diperhatikan adalah keunikan produk.

Keunikan atau unique selling points merupakan nilai yang ada pada produk Anda.

Tanpa poin ini, bisnis yang Anda jalankan akan rentan tersingkir oleh kompetitor serupa dan mudah ditinggalkan konsumen.

Melalui keunikan produk pula, calon pelanggan bakal lebih tertarik untuk mencoba produk yang Anda tawarkan.

Soal hal unik apa yang akan diangkat, Anda bisa mengambil beberapa opsi semisal dari segi rasa, porsi, harga atau hal lain yang sekiranya berbeda dengan produk sejenis.

Menonjolkan keunikan ini, akan membuat pangsa pasar Anda memiliki kekuatan tersendiri.

Sebelum itu, pastikan pula produk yang dipasarkan telah melakukan riset pasar secara mendalam untuk kemudian menjawab kebutuhan target konsumen Anda.

Kenapa mereka harus membeli produk Anda, dan apa kelebihannya dengan produk lain.

Contoh lain adalah jika Anda mengutamakan pelayanan yang cepat, kemasan menarik dan rapi atau kombinasi bahan yang tak biasa namun nikmat.

Keunikan tersebut juga bisa Anda jadikan tagline sebagai strategi pemasaran.

2. Pahami Target Pasar 

Hal selanjutnya yang harus diperhatikan ketika memilih bisnis kuliner adalah memahami target pasar Anda.

Proses ini dijalankan setelah Anda melakukan riset pasar secara langsung, untuk memahami dan menjawab kebutuhan calon konsumen.

Melalui riset dan penetapan target pasar yang tepat, Anda bisa melakukan promosi pada segmen yang sesuai untuk membuat bisnis ramai dengan pembeli.

Seumpama, kopi susu, siapa target konsumennya? Apakah kalangan mahasiswa atau pekerja kantoran.

Setelahnya, survei pula bisnis kompetitor untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan mereka.

Hasilnya bisa Anda gunakan untuk mengembangkan bisnis yang dimiliki.

3. Buat Konsep Bisnis

Jika selesai menggodok ide bisnis yang akan digarap, Anda perlu mengembangkan dan membuat ide yang lebih konkret lagi.

Metodenya bisa diterapkan dengan menggunakan model business plan.

Rencana bisnis ini tentu tak biasa dibuat asal, karena akan menjadi pedoman bagi Anda saat menjalankan bisnis nantinya.

Melalui business plan yang baik pula, Anda bisa mendatangkan peluang dari investor.

Konsep bisnis dasar dibuat adalah deskripsi perusahaan, analisis pasar, menu, pegawai dan desain restoran.

Jika Anda hanya fokus terhadap bisnis makanan pesan antar, maka jalin kerja sama dengan perusahaan yang relevan untuk pengembangan.

4. Desain Produk

Desain produk merupakan bagian yang tak bisa dianggap sepele, karena melalui desain produk calon konsumen bisa menilai dan tertarik untuk membeli produk Anda.

Lewat langkah ini pula, pelbagai aspek penting dalam bisnis akan lebih baik.

Mulailah dengan pemilihan bahan baku, analisa harga pokok penjualan, kemasan, rasa dan kualitas, termasuk kualitas produk.

Beberapa pengusaha kuliner memulai dengan resep turun temurun sebagai ciri khas. Sementara sebagian lainnya memilih kreasi menu baru yang menarik.

Keduanya baik dan bisa Anda pilih selama hal tersebut memiliki nilai, keunikan termasuk desain produk yang baik.

Catatlah bahan dan proporsi yang digunakan, untuk kemudian dituangkan dalam harga pokok penjualan serta Standard Operational Procedure (SOP).

5. Tentukan Lokasi Usaha yang Strategis

Lokasi adalah salah satu aspek penting yang paling berpengaruh terhadap kelangsungan bisnis Anda.

Tak hanya pada bisnis kuliner, pun termasuk pada bisnis lain di pelbagai industri.

Salah memilih tempat jualan, hanya akan berakibat buruk bagi kelangsungan bisnis.

Caranya, dengan memilih bisnis yang mudah terlihat, dan berada di tempat ramai dan mudah pada akses ke jalan raya.

Berikutnya menentukan ukuran tempat, seluas apa dan sesuaikan dengan desain yang diinginkan.

Jangan lupa untuk menyisakan area parkir agar memudahkan pengunjung Anda untuk singgah.

Terutama bagi pengunjung dengan kendaraan roda empat.  Juga pastikan, jika tempat atau lokasi itu punya fasilitas dasar.

Contohnya adalah wastafel, toilet, ventilasi dan pembuangan air yang baik.

6. Buat Rencana Anggaran

Kesalahan fatal banyak orang adalah, membuka usaha tapi tak membuat rencana anggaran yang jelas.

Selain itu, mereka bahkan tak memahami dasar pembuatan laporan keuangan yang baik.

Alih-alih menyerahkan seluruhnya kepada akuntan atau pekerja profesional, Anda juga harus mengenali seluruh komponen pada rencana anggaran.

Apabila mengabaikan itu, maka terdapat resiko finansial yang dapat terjadi di skala mikro, kecil, dan menengah, apalagi bisnis besar.

Mulai dengan membuat daftar pengeluaran sebagai modal, dan jadikan patokan untuk setiap pengeluaran berikutnya.

Rencana itu termasuk bahan baku, SDM, sewa tempat dan biaya operasional macam listrik dan air.

7. Buat Operasi Standar (SOP)

Membuat operasi standar atau SOP adalah segmen penting yang tak boleh dilewatkan.

Selain membantu bisnis lebih efektif dan efisien, juga akan memudahkan dalam proses pemberian lisensi yang ada perkembangan yang signifikan.

Sebagai awal, Anda tak perlu menyusun SOP secara kompleks, cukup dengan SOP sederhana namun detail dan mudah dipahami.

Pastikan pula setiap poin yang dituliskan spesifik dan rutin untuk diperbaharui.

8. Rekrut Pegawai

Jika ingin mengembangkan bisnis, Anda tentu tak mungkin kerja sendiri kan? Butuh pegawai profesional di tiap bidang untuk menunjang segala aktivitas bisnis semisal, koki, staf keuangan, pelayan, atau kasir.

Merekrut pekerja atau pegawai memang terdengarnya sih mudah, tetapi anggapannya, semua orang itu perlu pekerjaan supaya mendapatkan uang.

Sesungguhnya tidak, khususnya segmen bisnis kuliner, melihat data terbaru adalah salah satu industri dengan angka turnover, keluar masuk pegawai tinggi, sampai dengan 73%.

Oleh karena itu, Anda harus selektif dalam memilih pegawai dan melihat dari pelbagai sudut pandang.

Di luar dari kualifikasi yang sesuai misalnya, penting untuk memahami motivasi kerja serta kesesuaian budaya kerja yang diterapkan.

Jika Anda memiliki karyawan dengan angka turn over tinggi, dengan masa kerja karyawan hanya beberapa bulan, Anda hanya akan menghabiskan waktu dengan pelatihan, dan tidak cukup produktif.

Membentuk tim manajemen yang kuat juga merupakan salah satu kunci agar Anda bisa bertahan pada industri ini.

Manajemen yang sehat adalah komunikasi yang baik, tegas dan terbuka.

Penting untuk mempertimbangkan setiap saran dan masukan yang ada, siapapun itu sebagai bahan evaluasi dan pengembangan.

Melalui manajemen yang baik pula, bisnis Anda akan bertahan karena memiliki kinerja yang lebih produktif dan transparan.

Pandang setiap karyawan sebagai aset yang harus Anda perhatikan dan jaga dengan baik.

9. Promosi via Media Sosial

Digital marketing merupakan salah satu media yang paling banyak dibutuhkan perusahaan saat ini.

Peluang ini jelas melihat tingginya pengguna internet baik pada ranah global maupun nasional.

Digital marketing juga memiliki jangkauan luas ketimbang pemasaran secara langsung.

Inilah yang harus Anda maksimalkan ketika membuka usaha, apapun industrinya.

Manfaatkan seluruh media sosial, terutama yang banyak memiliki pengguna.

Melalui pemasaran ini pula, Anda bisa mengatur segmentasi pasar yang diinginkan.

Jika Anda masih memiliki modal yang minim, berarti Anda mesti mempelajari sendiri bagaimana mengenalkan produk di media sosial, dengan memanfaatkan seluruh fitur yang ada.

Namun jika memungkinkan, jangan ragu merekrut staf digital marketing yang lebih mengerti dan profesional untuk membuat produk Anda dikenal publik.

10. Daftar Google Bisnisku

Google memberikan akses yang lebih luas untuk Anda manfaatkan dalam banyak aspek, bisnis salah satunya.

Google Bisnisku mendorong pelaku usaha untuk mengembangkan industri dagang yang mereka inginkan.

Beberapa fitur yang tersedia misalnya, memberikan informasi mengenai tempat serta info penting yang berkaitan dengan bisnis Anda.

Google Bisnisku juga menyediakan review pelanggan yang lebih akurat sebagai sarana komunikasi.

11. Membuat Website

Memanfaatkan teknologi dengan masif adalah langkah yang penting untuk dilakukan.

Melalui internet pula, ada hasil yang bisa dimanfaatkan dengan lebih baik untuk memajukan perusahaan berbasis teknologi untuk efisiensi dan efektivitas.

Membuat bisa Anda lakukan, untuk mengenalkan perusahaan dengan lebih spesifik.

Website sendiri ibarat rumah bagi perusahaan Anda, untuk ditampilkan kepada pelanggan, dengan menonjolkan nilai dan kekuatan yang dimiliki.

Anda bisa membuat website standar gratis sebagai awal dengan desain sederhana namun menarik.

Atau apabila Anda punya modal cukup, maka boleh memakai jasa webs developer, supaya memperoleh hasil lebih pro dan maksimal.

12. Aplikasi Kasir untuk Pembukuan

Bagi cashier, Anda dapat memakai app untuk pembukuan untuk point of sales.

Melalui aplikasi ini pula, Anda lebih bisa mendapatkan perhitungan yang lebih akurat sesuai dengan pendapatan usaha.

Kuliner sendiri merupakan industri yang cukup dinamis, karena membutuhkan pembelian bahan baku secara rutin per hari, meracik produk hingga kemudian menyajikannya kepada konsumen.

13. Jaga Reputasi

Ketika Anda telah mulai menjalankan usaha dan mulai mendapat konsumen yang konsisten, hal berikutnya yang harus diperhatikan adalah menjaga reputasi yang telah dimiliki.

Kuliner merupakan industri yang cukup fatal ketika Anda kehilangan reputasi. Semisal, kualitas makanan atau pelayanan yang buruk.

Seluruh keluhan konsumen merupakan hal yang harus Anda perbaiki dan menjadi bahan evaluasi.

14. Sabar di Awal Usaha

Kesalahan banyak orang adalah tidak cukup sabar ketika baru memulai usaha, termasuk kuliner.

Mereka, ingin langsung mendapatkan cuan dalam nominal yang cukup besar namun tidak menyusun strategi dengan baik.

Sabar di awal usaha adalah kunci yang bisa Anda terapkan, pahami jika setiap pencapaian membutuhkan proses untuk bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

Selain itu, pastikan strategi yang Anda terapkan telah disusun dengan matang.

15. Inovasi dan Kembangkan Menu

Anda bisa memilih menu favorit sebagai sumber pendapatan yang paling besar.

Namun dalam perkembangannya, Anda membutuhkan inovasi dan pengembangan menu untuk memperluas pasar.

Apapun jenis kuliner yang Anda buka, akan selalu ada kompetitor dengan kualitas yang baik pula.

Jika Anda tidak jeli melihat kondisi ini, akan sangat mungkin jika konsumen lebih memilih kompetitor serupa.

Buatlah mereka kembali untuk mencoba hidangan Anda, dan jangan sampai merusak kualitas menu yang telah ada sebelumnya.

Salah satu hal yang sulit dalam mengembangkan usaha adalah mempertahankan konsumen.

16. Akses Pembayaran yang Mudah

Pada bisnis rumahan semisal, konsumen membutuhkan akses yang mudah dan cepat berdasarkan pesanan yang mereka buat.

Untuk itu, Anda harus memilih akses pembayaran yang mudah dalam transaksi.

Semisal dengan pilihan pembayaran melalui dompet elektronik atau e-wallet, ada banyak aplikasi yang menyediakannya.

Anda hanya butuh untuk bekerjasama dalam membangun transaksi modern yang lebih praktis.

17. Kalkulasi Harga Bahan

Penting untuk mengetahui ragam bahan baku yang dimiliki pada industri kuliner.

Dengan begitu, Anda mengetahui kualitas seperti apa yang Anda sajikan kepada konsumen.

Kalkulasi setiap penggunaan bahan yang digunakan dengan teliti dan cermat, agar terhindar dari kerugian atau kesalahan informasi yang fatal.

Ketahui juga beragam harga bahan-bahan untuk pembuatan kuliner yang akan di pasarkan, pasalnya bahan-bahan ini akan banyak macamnya sehingga perhitungan untuk kalkulasi menentukan harga jual perlu dilakukan dengan teliti untuk menghindari kerugian kedepannya.

18. Tentukan Supplier yang Cocok

Untuk mendapatkan bahan baku berkualitas berdasarkan kebutuhan, Anda tentu membutuhkan supplier yang cocok.

Tak mudah mendapatkan supplier yang bisa menyesuaikan dengan kualitas serta harga yang diinginkan.

Jika masih pemula, ada baiknya langsung membeli ke pasar untuk mengetahui bahan yang diinginkan.

Jika telah berkembang, Anda perlu membuat perjanjian kerjasama yang jelas dengan supplier, termasuk kualitas dan harga yang diberikan.

19. Adakan Promo Menarik

Siapa yang tak tergiur dengan promo? hal ini pula yang bisa Anda terapkan untuk mendapatkan konsumen baru.

Bisa ketika Anda memulai bisnis baru agar memberikan promo menarik kepada konsumen.

Promo yang dimaksud seperti diskon, buy one get one hingga promo paket. Anda bisa menggunakan strategi ini untuk meningkatkan kuantitas konsumen.

Selain itu, Anda bisa memilih ragam promo lain yang dirasa menarik dan bisa mendatangkan pasien lebih banyak.

20. Pelayanan Optimal

Prinsip konsumen adalah raja merupakan prinsip yang harus Anda pegang untuk mempertahankan konsumen.

Beri pelayanan yang optimal, terlepas dari seberapa nikmat makanan yang Anda sajikan, beri pelayanan yang baik.

Keluhan-keluhan semisal pelayanan yang lama, atau bahkan karyawan yang terlihat jutek harus Anda antisipasi.

Berikan senyum tulus dan pelayanan yang cepat, sehingga konsumen senang kembali ke tempat Anda.

Itulah 20 cara memulai usaha kuliner yang bisa Anda terapkan.

Bukan hal mudah tentu, namun dengan strategi perencanaan dan pemasaran yang matang, Anda akan mendapatkan progress yang baik pada bisnis ini.

Author: Content Writer

Penulis lepas di toiletbisnis.com. Berikan komentar terbaik anda, untuk menyempurnakan blog ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *