Cara Ternak Burung Murai Batu untuk Pemula, Sistem, Kandang dan Tips-nya

By Content Writer | Mei 3, 2020
usaha burung murai

Saat ini semakin hari semakin banyak pecinta burung terutama para bapak-bapak, bahkan para pecinta burung seluruh Indonesia banyak yang memiliki komunitas untuk berbagi,

Terutama dalam hal perawatan burung, jual beli burung, informasi mengenai pakan burung dan lainnya.

Salah satu burung yang cukup banyak di jadikan peliharaan adalah burung murai batu.

Burung murai batu ini merupakan burung yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi karena kicauan dari murai batu ini sangat indah,

Bermelodi dan bervariasi sehingga tak heran jika harga murai batu cukup mahal bahkan hingga ratusan juta rupiah.

Hal inilah yang saat ini mendorong banyak para pencari peluang bisnis untuk beternak murai batu. Untuk anda yang ingin beternak murai batu ini, berikut kami berikan ulasan peluang bisnis dan cara beternak murai batu.

Cara Beternak Murai Batu

Beternak murai batu harus dilakukan dengan sungguh-sungguh agar hasil dari peternakan murai batu anda menghasilkan murai batu yang berkualitas dan laku di pasaran.

Karena seperti kita tau, murai batu memiliki nilai ekonomis yang tinggi bahkan untuk anakan murai batu saja bisa di bandrol dengan harga hingga jutaan rupiah.

Oleh karena beternak murai batu bisa menjadi ladang bisnis yang menggiurkan. Untuk memulai langkah-langkah beternak murai batu, berikut hal-hal yang harus di perhatikan.

Tentukan Posisi Kandang

Posisi kandang menjadi hal yang sangat penting untuk di perhatikan karena dengan berada di posisi kandang yang tepat maka murai batu dapat berkembang biak dan tumbuh dengan sempurna tanpa ada stress.

Untuk itu alangkah baiknya untuk menempatkan posisi kandang murai batu pada posisi yang tenang, jauh dari keramaian lalu lalang manusia dan tidak banyak gangguan.

Karena jika murai batu merasa stress atau tidak nyaman maka besar kemungkinanmurai batu tersebut tidak akan mau bertelur.

Anda bisa menempatakan kandang penangkaran di samping rumah maupun di belakang rumah. Selain posisi kandang yang tepat dan yang sesuai,

Anda juga perlu membersihkan kandang setiap saat agar kandang murai batu selalu bersih karena murai batu sangat erat sekali dengan kebersihan. Burung ini harus selalu bersih dan merasa nyaman agar mau bertelur.

Tentukan Ukuran Kandang

Setelah anda menemukan posisi atau lokasi yang cocok untuk kandang anda, maka tahap selanjutnya adalah memilih ukuran kandang.

Selain posisi kandang, ternyata ukuran kandang juga wajib di perhatikan untuk anda yang ingin membudidayakan murai batu ini.

Anda harus menempatkan murai batu ini pada kandang yang pas karena jika kandang kebesaran maka murai batu akan terlalu sering terbang-terbang di dalam kandang,

Sehingga menyebabkan murai batu tersebut kelelahan dan dapat mempengaruhi produktivitas dari murai batu tersebut.

Namun jika kandang kekecilan juga memicu murai batu menjadi merasa tertekan, stress karena tidak bisa terbang-terbang dan jika sudah stress maka akan berdampak pada kondisi reproduksi atau tidak mau bertelur.

Untuk ukuran kandang yang ideal untuk murai batu adalah ukuran 100 cm x 200 cm x 200 cm (ukuran sedang).

Peralatan Pendukung Kandang

Selanjutnya anda juga harus memberikan peralatan yang mendukung di dalam kandang, diataranya adalah tempat makan, tempat minum dan tempat untuk bertengger burung.

Jika ketiga komponen tersebut sudah terpenuhi maka sudah cukup. Akan tetapi anda harus rajin untuk selalu membersihkan tempat pakan,

tempat minum dan bahkan kotoran yan ada di dalam kandang agar murai batu selalu merasa nyaman.

Pilihlah Bibit Yang Bagus

Setelah anda menyiapakan lokasi kandang dan menyiapkan kandangnya sekaligus maka langkah selanjutny adalah memilih bibit yang bagus.

Anda dapat memilih bibit murai batu yang bagus denga melihat performa dari bibit tersebut terutama yang jantan.

Jika murai batu tersebut memiliki kicauan yang indah dan suara yang keras dan nyaring maka murai batu tersebut patut untuk di jadikan bibit atau indukan.

Proses Perkembangbiakan Murai Batu

Setelah anda sudah memilih urai batu yang ingin anda kembang biakan maka selanjutny adalah proses perkawinan. Uniknya burung murai batu ini dapat berpoligami.

Yaitu murai batu jantan dapat membuahi hingga puluhan ekor betina. Caranya cukup mudah, masukan saja murai batu betina beberapa ekor kedalam kandang setelah itu masukan murai batu jantan.

Namun pastikan jika murai batu jantan maupun betina tersebut sedang dalam masa kawin atau masa birahi.

Setelah itu murai batu akan mulai melakukan perkawinan dengan beberapa betina yang ada di dalam kandang.

Setelah selesai maka kembalikan murai batu jantan ke kandang aslinya dan murai batu betina ke kandangnya masing masing.

Setelah itu, murai batu akan mulai bertelur hingga beberapa buah dan jika masa bertekurnya sudah selesai maka selanjutnya adalah masa mengerami.

Pada masa ini murai batu betina akan mengerami terlurnya hingga menetas, dan jika telur sudah menetas maka waktunya anda memindahkan induk atau murai batu betina kedalam kandangnya sendiri

Kemudian untuk anakannya maka anda harus mulai mengurusnya agar cepat besar dan bisa segera di perjual belikan.

Mengurus Anakan Murai Batu

Setelah anda mengambil anak-anak murai batu hasil dari induknya yang telah di erami dan menetas tadi maka langkah selanjutnya adalah anda harus merawat anakan murai batu tersebut dan sebisa mungkin jangan sampai mati.

Adapaun beberapa hal yang harus di perhatikan ketika anda akan mengurus anakan murai batu ini.

  • Untuk anakan murai batu yang masih berumur  1 hari hingga 14 hari maka anda bisa memberikan makan antara campuran voer dan kroto yang telah di encerkan. Permberian makanan ini bisa anda lakukan minimal 1 jam sekali.
  • setelah masuk ke umur 15 hari biasanya anak murai batu sudah bisa makan sendiri dan biasanya akan makan kroto. Namun meskipun sudah bisa makan sendiri anda tetap harus meperhatikannya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan
  • setelah dewasa maka murai batu sudah bisa sepenuhnya makan sendiri dan tidak harus di perhatikan lagi, namun yang pasti jangan sampai kehabisan stok pakan di dalam kandang. Jika di kandang sudah kosong maka harus segera mungkin untuk di isi lagi dan di bersihkan terlebih dahulu tentunya.

Jika murai batu anda sudah mulai tumbuh dewasa maka latihlah burung murai batu tersebut untuk mengeluarkan kicauan yang indah, bermelodi dan bervariasi.

Karena semakin indah suara kicauan burung muray batu maka akan semakin mahal juga harga yang harus di bandrol.

Apalagi jika burung murai batu tersebut merupakan pemenang lomba kicau burung. Tak tanggung-tanggung biasanya orang kaya bisa menawar dengan harga yag sangat fantastis hingga ratusan juta.

Itulah beberapa ulasan mengenai usaha ternak murai batu serta bagaimana langkah dan cara beternak murai batu untuk pemula.

lanjutkan membaca
Author: Content Writer

Penulis lepas di toiletbisnis.com. Berikan komentar terbaik anda, untuk menyempurnakan blog ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *