Contoh Proposal Usaha untuk Diajukan ke Investor

By Content Writer | Agustus 2, 2020
contoh proposal usaha

Membangun sebuah bisnis tentu harus menyiapkan banyak hal, salah satu yang paling dasar adalah proposal bisnis.

Proposal bisnis atau juga dikenal dengan proposal usaha adalah hal yang Abda butuhkan, terutama jika Anda mencari investor.

Banyak contoh proposal usaha untuk diajukan ke investor yang akhirnya ditolak karena sebagai pemilik usaha kurang mempersiapkannya.

Hal tersebut sering terjadi, karena sejatinya proposal usaha ini adalah rancangan usaha atau bisnis yang Anda jalankan.

Proposal usaha ini bahkan dianggap sebagai gambaran dari usaha yang akan Anda jalankan.

Karena itu, ketika proposal usaha tidak dibuat dengan serius dan penuh persiapan, hasil yang didapatkan pun tidak akan sesuai dengan ekspektasi Anda.

Tips Membuat Proposal Usaha untuk Diajukan ke Investor

Mendapatkan sumber pendanaan dari investor merupakan salah satu cara untuk mengembangkan bisnis Anda.

Tidak hanya untuk pebisnis pemula, bahkan pebisnis yang sudah lama menjalankan usaha pun tetap membutuhkan investor, dan tetap harus membuat proposal usaha yang menarik.

Bahkan ada istilah jika proposal usaha yang Anda buat, dapat membantu atau justru sebaliknya menghancurkan ide bisnis Anda bahkan sebelum terlaksana.

Karena itu, Anda harus banyak membaca dan mempelajari contoh proposal usaha untuk diajukan ke investor yang menarik sehingga akan

membantu mendapat investor. Tips membuat proposal usaha yang menarik berikut mungkin bisa membantu Anda.

1. Buat Seringkas Mungkin

Saat membuat proposal usaha, Anda bisa mengasumsikan investor yang akan membaca proposal usaha Anda adalah seorang yang sibuk.

Membuat proposal rencana usaha yang sangat panjang dengan jumlah halaman hingga ratusan, tidak akan membuat investor tertarik membaca, karena akan dianggap membuang waktu.

Hal inilah yang sering menjadi celah pada kebanyakan contoh proposal usaha untuk diajukan ke investor.

Karena itu, supaya proposal usaha yang Anda ajukan dibaca oleh investor, pastikan Anda membuatnya seringkas mungkin.

Meskipun ringkas, pastikan isinya tetap informatif, dan pastinya mencakup semua hal yang harus disampaikan.

Membuatnya dalam bentuk poin-poin bisa menjadi cara menyampaikan agar lebih mudah dipahami.

2. Fokuskan pada Hal yang Membuat Usaha Anda Berbeda

Menuliskan ide ke dalam bentuk tulisan memang bukanlah hal yang mudah. Banyak contoh proposal usaha untuk diajukan ke investor yang gagal sebenarnya bukan karena proposalnya tidak bagus.

Namun, lebih karena kurang menarik. Kebanyakan terlalu fokus pada hal-hal yang bersifat teknis sehingga membuat investor menjadi bingung.

Dibandingkan begitu, Anda bisa mencoba untuk lebih fokus pada hal-hal yang membuat usaha Anda berbeda dengan usaha lain.

Sampaikan juga keunggulan dari bisnis Anda ini dan prospek ke depannya. Dengan begitu, investor akan lebih tertarik untuk membaca.

3. Jalankan Sesuai Kemampuan

Tak sedikit pengusaha muda atau calon pebisnis yang baru memulai, menuangkan ide bisnisnya dalam rencana bisnis dengan rancangan yang futuristik dan mengagumkan.

Hal ini bisa dilihat dari kebanyakan contoh proposal usaha untuk diajukan ke investor yang diajukan oleh para pengusaha muda ini.

Memulai bisnis pada dasarnya adalah hal yang sederhana. Karena itu, ketika membuat proposal usaha, hindari membuat rencana yang terlalu jauh. Anda bisa memulai dengan hal-hal yang menjadi kapabilitas dan kapasitas yang Anda bisa.

Dengan begitu rancangan bisnis Anda tidak terlihat seperti mengada-ada.

Bagian-bagian yang Ada pada Proposal Usaha

Nah, setelah memperhatikan tips membuat proposal usaha di atas, selanjutnya adalah struktur dari proposal usaha tersebut.

Sama seperti jenis proposal lainnya, saat menyusun proposal usaha juga ada struktur yang harus diperhatikan.

Meskipun membuatnya secara ringkas, bukan berarti Anda mengabaikan struktur ini. Berikut adalah struktur dan contoh proposal untuk meyakinkan investor yang bisa Anda ikuti.

Pendahuluan dan Profil Usaha

Bagian pertama yang harus ada dan pasti Anda temukan pada contoh proposal usaha untuk diajukan ke investor adalah bagian pendahuluan dan diikuti dengan profil bisnis.

Pada bagian pendahuluan, Anda bisa menjelaskan visi, misi dan latar belakang usaha Anda. Pada bagian ini buat sesingkat dan sepadat mungkin, namun tetap informatif.

Visi, misi dan latar belakang usaha sebenarnya juga masuk dalam bagian profil usaha. Maka bagian selanjutnya yang harus Anda cantumkan adalah profil yang lebih spesifik, yaitu nama, brand, lokasi, keahlian atau tingkat pendidikan karyawan, bahkan jika perlu sejarah berdirinya atau alasan pemilihan nama atau brand.

Lagi, semua komponen ini harus disajikan secara singkat, padat dan jelas.

Produk yang Ditawarkan

Bagian ini adalah bagian paling penting dalam struktur proposal usaha untuk investor. Dari produk inilah nantinya perusahaan bisa mendapatkan keuntungan dan tentunya juga akan memberi keuntungan bagi investor.

Pada bagian ini Anda harus menjelaskan secara detail tentang jenis produk yang ditawarkan, proses pembuatannya dan yang paling penting adalah daya tarik dari produk yang ditawarkan tersebut.

Setiap contoh proposal usaha untuk diajukan ke investor memiliki ciri khas atau cara tersendiri dalam menyampaikan poin ini. Yang pasti, dalam penyampaiannya harus menarik, menyampaikan informasi penting yang dibutuhkan dan jika diperlukan, sisipkan gambar.

Produk yang original dan unik akan cenderung lebih menarik bagi investor.

Target Pasar

Nah, setelah menjelaskan tentang produk yang ditawarkan, poin berikut yang harus dicantumkan dan pasti ditemukan pada contoh proposal usaha untuk diajukan ke investor adalah target pasar.

Penentuan target pasar ini menyesuaikan dengan produk yang ditawarkan. Selain itu, dalam penjelasannya, sajikan pula data tentang pasar yang menjadi target Anda, lalu bagaimana produk tersebut bisa masuk ke dalam pasar tersebut.

Semuanya harus disajikan berdasarkan data.

Strategi Pemasaran dan Penjualan

Setelah menentukan target pasar yang pastinya dilakukan melalui riset, bagian penting berikutnya yang harus ada pada proposal usaha untuk investor adalah strategi pemasaran dan penjualan.

Saat melakukan riset target pasar, Anda juga sudah harus menentukan strategi apa yang bisa digunakan untuk masuk bahkan mendominasi pasar tersebut.

Pada beberapa contoh proposal usaha untuk diajukan ke investor bahkan juga mencantumkan pertumbuhan pasar dalam bentuk grafik.

Setelah menampilkan perkembangan pasar, baru selanjutnya Anda tampilkan prospek atau potensi pasar di masa depan.

Dengan data ini akan meyakinkan investor akan potensi keuntungan yang bisa didapat dan investor pun bisa menghitung return of investment dari investasi yang akan dilakukan.

Masih termasuk dalam bagian strategi pemasaran, selain memilih cara pemasaran yang tepat, memilih lokasi penjualan juga menjadi hal yang sangat diperhatikan.

Aspek ini seringkali luput dari pengamatan pada sebagian kecil contoh proposal usaha untuk diajukan ke investor yang ditemukan.

Investor juga harus tahu dimana saja produk ini akan dijual.

Dengan begitu investor bisa menilai apakah pemilihan lokasi penjualan bisa mendatangkan potensi yang menjanjikan keuntungan atau tidak.

Anda sebagai pemilik usaha harus menawarkan berbagai alternatif lokasi penjualan yang sudah Anda tentukan berdasarkan riset sebelumnya.

Apabila sebelumnya Anda sudah melakukan riset, maka setidaknya Anda bisa memilih lokasi penjualan yang benar-benar potensial.

Laporan Keuangan dan Kinerja Perusahaan

Struktur proposal selanjutnya yang tak kalah penting untuk dimasukkan adalah laporan keuangan dan kinerja perusahaan.

Kalau perusahaan Anda sudah mapan atau bukan usaha yang baru berdiri, bagian ini mungkin tidak akan sulit dibuat.

Sebaliknya, jika usaha Anda masih baru, informasi lain berkaitan bisnis Anda bisa menggantikan bagian ini, seperti simulasi atau prediksi.

Banyak diantara contoh proposal usaha untuk diajukan ke investor dari bisnis yang masih baru berkembang menyertakan informasi simulasi dari alokasi dana, penghitungan untung rugi dan situasi bagi keuntungan dengan investor sebagai penggantinya.

Bagian ini akan menjadi pertimbangan penting bagi investor dalam menginvestasikan uangnya.

Resiko Bisnis Anda

Dalam menjalankan bisnis, selain berekspektasi pada keuntungan, Anda juga harus siap akan resiko yang mungkin timbul.

Informasi ini juga bisa Anda masukkan pada proposal usaha untuk investor.

Tidak banyak contoh proposal usaha untuk diajukan ke investor yang menyertakan informasi ini di dalamnya, karena itu ketika menghadapi investor, tak sedikit yang kesulitan menjelaskan.

Meskipun begitu, selain menyajikan resiko yang mungkin dihadapi, Anda juga harus menyertakan solusi yang akan Anda berikan untuk mengatasi bahkan jika bisa menghindarinya.

Dengan begitu, investor akan memberikan impresi baik pada Anda karena sudah memperhitungkan bisnis yang Anda jalankan dengan baik

Penutup dan Lampiran

Bagian terakhir adalah penutup. Pada bagian ini, berikan pernyataan yang bisa meyakinkan dan menggerakkan rasa penasaran dari investor.

Akan lebih baik jika bagian ini dibuat khusus menyesuaikan investor. Dengan begitu proposal yang Anda berikan lebih terasa personal sehingga juga bisa lebih mengena ke investor.

Lampiran bisa disertakan jika memang ada data-data lain yang mendukung proposal tersebut. Beberapa contoh proposal untuk diajukan ke investor menyertakan data tambahan berupa surat ijin usaha, sertifikat halal dan sertifikat lain yang dibutuhkan.

Contoh Proposal untuk Diajukan ke Investor Simpel

Setelah mengetahui struktur dalam proposal usaha seperti yang dijelaskan di atas, selanjutnya adalah contoh proposal untuk diajukan ke investor.

Ada banyak contoh proposal untuk investor pdf yang bisa Anda unduh di situs pencarian. Berikut ini adalah contoh simpelnya.

Judul: Proposal Usaha Snack Olahan Tempe

1. Latar Belakang

Indonesia adalah negara yang mampu menghasilkan kedelai berkualitas setiap tahunnya. Sayangnya, minat konsumsi kedelai dan olahannya masih kurang. Padahal kandungan gizi di dalamnya tidak diragukan lagi. Salah satunya tempe.

Banyaknya produksi kedelai, dalam hal ini adalah tempe, mendorong Kami untuk menciptakan inovasi dari tempe ini agar bisa lebih dikenal dan diminati. Beragam olahan snack dari tempe dengan inovasi dan menu yang kreatif, kemudian dibungkus dengan kemasan menarik, diharapkan dapat memperkenalkan dan mempopulerkan tempe sebagai makanan dan snack bergizi.

2. Visi dan Misi

Visi

Menjadi pelopor dalam memanfaatkan olahan tempe menjadi snack sehat dan kekinian di masyarakat.

Misi

Meningkatkan minat konsumsi tempe di masyarakat.

Mengubah pandangan bahwa snack sehat tidak selalu membosankan dan tidak menarik, baik dari segi rasa maupun tampilan.

3. Jenis Produk dan Keunggulan yang Ditawarkan

Produk ‘Soybean Cake Snacks’ ini adalah olahan berbagai makanan ringan dengan bahan dasar tempe. Produk yang ditawarkan sangat bervariasi mulai dari keripik tempe berbagai varian rasa, nugget tempe dan berbagai produk olahan lainnya. Fokus dan produk paling diunggulkan adalah keripik tempe berbagai varian rasa.

Keunggulan yang ditawarkan dari produk ‘Soybean Cake Snacks’ ini adalah rasa yang bervariasi, kemasan menarik dan dijamin sehat. Kualitas tempe sebagai bahan utama dijamin kebersihannya. Kedepannya inovasi akan terus dilakukan untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumen target pasar produk ini.

4. Peluang Usaha

Sebagai langkah awal, produk ini akan dipasarkan di Kota Malang, dimana menjadi salah satu kota pendidikan dengan banyak pendatang. Peluang usaha snack tempe ini di daerah Malang cukup besar karena banyaknya objek wisata di sekitar kota Malang yang selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan.

Selain itu, sebagai kota pendidikan, banyaknya mahasiswa rantau yang datang ke kota Malang juga meningkatkan peluang usaha snacks ini. Ini dikarenakan, produk yang Kami tawarkan sangat cocok untuk dijadikan sebagai oleh-oleh sehingga bisa meningkatkan peluang usaha yang cukup menjanjikan.

5. Target Pasar

Mengusung visi memberikan inovasi makanan ringan yang sehat dan nikmat, target pasar dari produk ini adalah masyarakat keluarga dan anak muda. Kami menjadikan anak muda sebagai salah satu target karena selain sehat dan nikmat, Kami berharap snack ini bisa menjadi camilan kekinian yang disukai kalangan milenial yang cenderung pemilih.

6. Strategi Pemasaran dan Penjualan

Karena menargetkan masyarakat konsumen muda sebagai salah satu target pasar, strategi yang Kami gunakan untuk memasarkan juga lebih bervariasi. Tidak hanya mengenalkan produk ini melalui pameran atau bazar makanan, Kami juga memanfaatkan layanan dari media sosial agar, masyarakat muda yang kebanyakan pengguna sosial media, bisa semakin mengenal produk Kami.

Sebagai strategi tambahan, Kami mencoba berkolaborasi dengan outlet makanan berat yang sudah dikenal sebagai cara Kami untuk memperkenalkan produk ini. Pembagian voucher belanja di outlet yang menyediakan produk Kami juga rutin Kami lakukan di acara-acara yang melibatkan publik.

7. Resiko Bisnis

Resiko bisnis dari ‘Soybean Cake Snacks’ ini adalah berkurangnya produksi tempe di waktu-waktu tertentu. Sebagai antisipasi, Kami selalu berupaya untuk meningkatkan produksi tempe agar tidak terjadi hal tersebut.

Selain itu, ada pula resiko ketika produk sudah lama dari masa produksi, maka kualitas rasa yang dihasilkan pun berkurang. Akan ada waktu saat produk yang sudah lama dari masa produksi ini mengalami tengik dan tidak lagi renyah. Sebagai bentuk antisipasi, Kami mencantumkan tanggal produksi dan masa konsumsi snack ini. Dengan begitu, ketika snack ini tidak terjual, outlet sudah harus menyingkirkan produk tersebut untuk tidak lagi dipajang atau ditawarkan kepada konsumen.


Contoh di atas adalah sebagian kecil dari bagian proposal usaha untuk investor yang bisa Anda tiru.

Bagian lain seperti bagian finansial, laporan keuangan dan kinerja perusahaan bisa Anda sesuaikan dengan kondisi atau keadaan usaha yang Anda jalankan.

Contoh di atas hanyalah contoh proposal secara umum saja. Jika dibutuhkan, ada banyak contoh proposal pengajuan modal usaha ke investor pdf yang bisa Anda download untuk Anda ikuti.

Meskipun ada banyak contoh proposal yang bisa Anda dapatkan dengan mudah, proposal-proposal tersebut hanya contoh.

Anda harus membuat secara keseluruhan sendiri berdasarkan kondisi usaha yang Anda jalankan.

Sebagus apapun contoh, jika Anda copy paste, sudah pasti akan membuat penilaian investor atas Anda dan usaha yang Anda jalankan menurun.

Karena itu, originalitas, keunikan dan kreatifitas dibutuhkan dalam pembuatan proposal ini.


Demikian pembahasan tentang bagaimana cara membuat proposal untuk investor yang baik dan menarik serta contoh proposal usaha untuk diajukan ke investor secara umum yang bisa Anda jadikan contoh dan acuan.

Semoga informasi ini dapat memberikan pengetahuan dan wawasan lebih bagi Anda sebelum mulai menjalankan usaha yang Anda inginkan.

Author: Content Writer

Penulis lepas di toiletbisnis.com. Berikan komentar terbaik anda, untuk menyempurnakan blog ini.

One thought on “Contoh Proposal Usaha untuk Diajukan ke Investor

  1. Pingback: Usaha Apa yang Bagus Untuk Jangka Panjang? Ini Rekomendasi Paling Ngacir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *