Investasi Mata Uang Asing Yang Menguntungkan 2021

By Content Writer | Maret 21, 2021
Investasi Mata Uang Asing

Di zaman yang semakin berkembang ini, banyak orang yang memilih untuk melakukan investasi mata uang asing, yang mana dapat memberikan banyak keuntungan.

Rekening valas dapat memberikan kesempatan dalam menjaga asset agar tidak terbawa inflasi.

Dengan mempunyai rekening valas atau melakukan investasi dengan mata uang asing, tidak perlu lagi mengkhawatirkan fluktuasi mata uang dalam jangka waktu yang pendek.

Baca juga: Investasi Tanpa Modal di Internet

Membuka rekening valas juga bisa membuat investor mempunyai likuid asset yang dapat digerakkan kapanpun.

Dengan rekening valas juga bisa digunakan dalam bertransaksi untuk bermacam-macam keperluan yang ada hubungannya dengan pihak luar negeri, contohnya berbelanja secara online, mengikuti kursus serta berkuliah yang diadakan lembaga yang ada di luar negeri.

Hal lain yang bisa didapatkan adalah dengan adanya fluktuasi nilai antar mata uang, akan membuka kesempatan dalam mendapatkan uang.

Pilihan investasi valas tersebut kini semakin diminati karena dapat dilakukan dengan mudah namun menghasilkan sesuatu dengan maksimal.

Meskipun begitu, harus diingat bahwa investasi dalam mata uang asing akan menguntungkan jika melakukan hal-hal yang tepat.

Calon investor harus jeli dalam melihat perkembangan pasar internasional agar dapat menentukan pilihan dalam transaksi beli atau jual.

Hal yang tak kalah penting adalah investor harus bisa menjatuhkan pilihan yang aman serta menguntungkan untuk investasi valas.

Daftar Investasi Mata Uang Asing

Berinvestasi dalam mata uang asing dapat memberikan banyak keuntungan jika melakukan hal-hal yang tepat serta memilih mata uang yang tepat untuk dijadikan pilihan instrumen investasi.

Jadi bagi para pemula yang ingin melakukan investasi dalam valuta asing, berikut ini pilihan mata uang yang aman serta menguntungkan untuk investasi valas, yaitu:

Dolar Amerika (USD)

Investasi Mata Uang Asing

Mata uang Dolar Amerika merupakan mata uang yang sangat berpengaruh di dunia dan paling mempunyai prospek karena menjadi mata uang utama untuk bermacam-macam transaksi di dunia.

Berinvestasi dengan mata uang dolar juga memberi kesempatan dalam meraih uang karena mempunyai sifat yang berlawanan dengan inflasi.

Alih-alih rugi, investor malah akan mendapatkan cuan yang berlipat ketika nilai tukar terhadap mata uang rupiah sedang menguat.

Euro (EUR)

Investasi Mata Uang Asing

Posisi mata uang Euro (EUR) semakin menunjukkan hasil yang bagus setelah menjadi mata uang utama di daratan Eropa.

Dengan besarnya jangkauan dari negara penggunanya, maka Euro jadi sebuah mata uang paling kuat nomor dua di dunia khususnya sesudah mata uang US Dollar.

Posisi Euro sebagai mata uang terkuat kedua di dunia setelah Dolar Amerika dilatarbelakangi oleh negara penggunanya yang merupakan negara-negara maju yang ada di dunia.

Selain Eropa, beberapa negara seperti yang ada di Afrika juga menjadikan Euro sebagai standar mata uang mereka.

Meski termasuk mata uang yang baru, posisi Euro di dunia menjadi semakin menarik dan diminati karena harganya yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan Dolar Amerika. 

Hal ini membuat banyak investor-investor valas melirik dan menjadikan Euro sebagai instrumen investasi.

Tetapi, apabila dibandingkan mata uang US Dollar, maka fluktuasi dari harga Euro ini terbilang lebih stabil karena itu kalah pamor apabila dipakai sebagai investasi jangka pendek / day by day.

Poundsterling (GBP)

Investasi Mata Uang Asing

Di urutan ketiga ada mata uang yang berasal dari negara Inggris yaitu Poundsterling (GBP).

Mata uang tersebut juga memiliki pamor yang tidak kalah keren untuk dijadikan pilihan dalam berinvestasi valas.

Poundsterling menjadikan rujukan nilai tukar yang tidak hanya di Inggris, namun juga di beberapa negara sehingga mempunyai kekuatan untuk bersaing di perdagangan dunia.

Mata uang Poundsterling seringkali menjadi incaran para investor khususnya bagi yang mempunyai modal yang sangat besar karena nilai tukarnya yang jauh di atas mata uang Dolar Amerika dan Euro.

Poundsterling diyakini dapat memberikan keuntungan berlipat bagi investor karena mempunyai nilai jual serta stabilitas yang cukup tinggi.

Yen (JPY)

Investasi Mata Uang Asing

Tak hanya mata uang dari Eropa dan Amerika saja, di Asia juga ada mata uang yang layak dipertimbangkan sebagai pilihan dalam melakukan investasi valas.

Mata uang Jepang yang bernama Yen (JPY) merupakan mata uang yang cukup menarik untuk diperdagangkan, karena dapat memberikan pengaruh yang sangat kuat di pasar dunia.

Tidak hanya untuk kebutuhan investasi, memiliki Yen di rekening valas juga bisa memberikan kemudahan ketika melakukan berbagai transaksi di berbagai negara yang ada di Asia.

Dollar Singapura (SGD)

Investasi Mata Uang Asing

Berinvestasi valas akan terasa kurang apabila belum mengoleksi mata uang dari negara tetangga Indonesia yang satu ini, yaitu Singapura.

Sebagai mata uang paling kuat kedua yang ada di Asia, Dollar Singapura bisa menjadi pilihan alternatif investasi yang sangat tepat.

Jika dibandingkan dengan empat mata uang sebelumnya, Dolar Singapura ini mempunyai nilai tukar yang paling terjangkau sehingga dapat dimiliki oleh para investor valas pemula sekalipun dengan modal yang terbatas.

Meskipun nilai tukarnya sangat jauh bila dibandingkan Dolar Amerika, Euro dan Yen, mata uang ini cukup menjanjikan keuntungan yang signifikan.

Pengaruh mata uang Dolar Singapura memiliki nilai tukar yang relatif stabil, karena memiliki pengaruh yang cukup besar dalam perdagangan internasional.

Cara Investasi Mata Uang Asing

Beberapa mata uang asing seperti Dollar Amerika, Euro hingga Poundsterling dapat dipertimbangkan sebagai instrumen investasi valas. Ingin memulai namun belum tahu caranya? Simak panduannya berikut ini.

Tentukan tujuan keuangan

Investasi Mata Uang Asing

Sama seperti saat berencana memilih suatu instrumen investasi, untuk berinvestasi pada valuta asing ada baiknya untuk lebih dahulu tentukan tujuan keuangan yang ingin dicapai.

Perlu diketahui untuk nilai tukar valas sendiri terutama Dolar Amerika Serikat, bisa mempertahankan daya beli saat sewaktu-waktu kurs rupiah turun atau jatuh.

Meskipun kurs valuta asing tidak pasti selalu stabil, namun instrumen ini dapat memberikan keuntungan bagi para investornya.

Dengan mempunyai investasi valuta asing, pengajuan visa pun akan lebih mudah untuk disetujui, seperti untuk kunjungan ke benua Eropa maupun Amerika.

Terlepas dari apakah tujuan kunjungan yang dilakukan adalah untuk belajar, bisnis, atau hanya sekedar jalan-jalan biasa.

Tabungan valas sangat bermanfaat dan dapat digunakan sebaik-baiknya untuk tujuan yang satu ini.

Pelajari valuta asing lebih mendalam

Investasi Mata Uang Asing

Pergerakan kurs valuta asing sangat berpengaruh kepada untung dan rugi investasi valas yang sedang dilakukan. 

Biasanya, kurs dibagi menjadi dua, yaitu harga jual dan harga beli. Maksudnya, untuk harga jual sendiri artinya harga mata uang asing yang telah ditetapkan oleh pihak bank.

Sebaliknya, harga beli adalah harga yang telah ditetapkan oleh pihak bank untuk membeli mata uang asing yang dimiliki investor atau nasabah.

Berbeda dengan investasi emas yang mempunyai pergerakan yang cukup stabil, valas adalah suatu instrumen yang sangat cepat berubah.

Hal tersebut disebabkan oleh kurs valuta asing yang bergerak sangat fluktuatif. Selain itu, kebijakan pemerintah juga berperan penting dalam menentukan nilai investasi valas yang sedang kita lakukan.

Memahami aturan mainnya

Investasi Mata Uang Asing

Berikut sejumlah aturan main yang harus dipahami sebelum memulai investasi valuta asing. Antara lain:

  • Pastikan sudah mampu dalam membedakan nilai jual dan beli kurs valuta asing yang ada di bank.
  • Memilih institusi keuangan resmi seperti bank saat membeli valas demi terhindar dari risiko valas yang palsu.
  • Simpanlah instrumen valas dengan sangat hati-hati. Apabila dibutuhkan disarankan untuk menyimpan valas tersebut di bank atau safe deposit box (SDB).
  • Perhatikan momentum yang terjadi, karena proses menjual serta membeli valuta asing bergerak dengan fluktuatif. Sebaiknya tetap terus up-to-date terhadap berita ekonomi terkini agar dapat membuat keputusan secara tepat.

Memakai dana yang tidak terpakai

Investasi Mata Uang Asing

Sebagai pemula tentu tidak ingin mengalami kerugian saat memulai investasi valas ini.

Karena instrumen valas ini bergerak dengan cukup fluktuatif dan berisiko, pastikanlah untuk menggunakan dana yang sesuai untuk berinvestasi.

Daripada menggunakan dana yang ada di tabungan, ada baiknya gunakan uang dingin yang artinya adalah dana yang tak terpakai.

Apabila ternyata tidak ada uang yang sedang tak terpakai, maka gunakan saja sebagian dana cadangan saat akan memulai berinvestasi valas.

Cara Investasi Dollar Pemula

Investasi Mata Uang Asing

Sebagai mata uang global yang seringkali dijadikan sebagai acuan mata uang asing, Dolar AS mempunyai beberapa keuntungan yang bisa diperhitungkan.

Berinvestasi dengan memilih bentuk tabungan dengan mata uang Dolar AS dibutuhkan pengetahuan yang cukup.

Oleh karena itu, perhatikan hal-hal berikut ini serta pahami dengan baik sebelum melakukan investasi.

Cermati istilah kurs beli dan kurs jual

Saat berada di bank atau tempat penukaran uang (money changer), akan dijumpai papan elektronik yang bertuliskan kurs beli dan kurs jual terhadap rupiah. 

Di papan tersebut tidak hanya menunjukkan nilai beli dan jual Dolar AS saja, namun juga terdapat mata uang dari berbagai negara. 

Cermati dan pahamilah istilah-istilah yang ada karena untuk menghindari kesalahpahaman yang biasanya terjadi mengenai dua istilah tersebut.

Kurs jual merupakan nilai yang ditawarkan oleh bank atau money changer ketika menjual Dolar AS ke masyarakat umum.

Dapat dikatakan, apabila ingin mempunyai Dolar AS, maka kita akan membeli dari mereka dengan harga tersebut.

Sementara bagi kurs beli sendiri yakni nilai yang ditawarkan ketika money changer / bank membeli US Dollar dari masyarakat / khalayak umum. Artinya, kita dapat menjual Dolar AS kepada bank dengan nilai yang ditawarkan tersebut.

Yang harus dicermati dan dipahami juga ialah kurs beli akan selalu lebih rendah jika dibandingkan dengan kurs jual.

Contoh, saat kurs beli Dolar AS terhadap nilai Rupiah sebesar Rp 13.500, kurs jualnya ialah sebesar Rp 13.700.

Berarti kita membeli untuk satu Dolar AS sebesar Rp 13.700. Jika dijual kembali dari Dolar AS ke Rupiah, maka akan dihargai Rp 13.500 per Dolar AS.

Jual dan beli dolar di tempat yang resmi

Uang adalah salah satu barang yang seringkali dipalsukan oleh pihak-pihak nakal, termasuk Dolar AS. Oleh karena itu, sebelum membeli pastikan dulu bahwa Dolar AS yang akan dibeli merupakan dolar asli.

Untuk terhindar dari uang palsu, disarankan untuk membeli Dolar AS di tempat yang resmi dan sudah pasti terjamin keamanannya, seperti di bank.

Dengan demikian, risiko memperoleh Dolar AS yang palsu sangatlah kecil.

Sementara untuk money changer diprediksi bisa menjual uang dolar yang palsu, namun untuk kemungkinannya sangat kecil.

Apalagi jika money changer tersebut sudah mempunyai nama atau banyak pelanggan serta sudah mendapatkan izin resmi dari pihak yang berwenang.

Oleh karena itu, sebaiknya pilih money changer yang memiliki riwayat atau reputasi yang baik.

Carilah informasi tersebut di internet atau bisa juga menanyakan kepada kenalan atau teman yang sudah pernah berpengalaman dalam melakukan transaksi di money changer tersebut.

Hindari menyimpan dolar dalam jangka waktu yang lama

Seperti halnya mata uang lain, Dolar AS juga rawan terhadap kerusakan. Apabila bentuk fisik dari uang tersebut cacat sedikit saja, seperti lecek, sobek, dan memiliki banyak lipatan, uang tersebut kemungkinan bisa dihargai lebih murah daripada harga normal di pasaran, bahkan kemungkinan terburuknya bisa ditolak.

Dengan demikian, ada baiknya hindari menyimpan Dolar AS terlalu lama di tempat yang tidak mendukung, seperti di dompet.

Salah satu contoh kerusakan uang yang sering terjadi dan dikeluhkan banyak orang yaitu memiliki Dolar AS adalah kertasnya yang menguning, tercoret hingga terlipat.

Hindarilah untuk melipat uang Dolar AS dalam jangka waktu yang lama di dalam dompet, agar nilai dollar tersebut tidak berkurang saat ditukar kembali dengan Rupiah.

Hindari terlalu lama dalam memegang Dolar dan disarankan untuk disimpan di bank saja.

Ketika membeli dan mendapati lembar Dolar sudah dalam keadaan jelek, maka dapat menolak atau meminta ganti dengan yang baru.

Cermati cara bermain serta prinsip dari tabungan dolar

Investasi dalam bentuk tabungan Dolar sebenarnya cukup mudah dan praktis serta memiliki prinsip utama yaitu belilah Dolar ketika nilainya turun dan menjualnya ketika nilainya naik.

Misalnya, hari ini membeli Dolar AS sebesar Rp 13.500. Lalu kurs Dolar terhadap Rupiah menguat menjadi sebesar Rp 13.700 dalam jangka waktu seminggu. Saat itulah waktunya untuk menjual Dolar yang dimiliki.

Mata uang asing yang sering direkomendasikan untuk para investor valas pemula yaitu Dollar Amerika Serikat.

Hal tersebut tentu bukan tanpa alasan, karena mata uang tersebut selalu dijadikan acuan oleh berbagai negara yang ada di dunia.

Namun, tidak ada salahnya juga untuk mencoba mempertimbangkan investasi valas dengan kurs Euro, karena mata uang ini juga berpengaruh di dunia setelah Dolar Amerika.

Sesudah paham mengenai metode investasi mata uang asing, maka sebagai seorang investor pemula sudah pasti bisa lebih optimal ketika melakukan investasi.

Selain itu juga dapat minimalisir resiko terjadinya kerugian yang dapat terjadi kapanpun.

Author: Content Writer

Penulis lepas di toiletbisnis.com. Berikan komentar terbaik anda, untuk menyempurnakan blog ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *