15 Kisah Pengusaha Sukses Inspiratif

By toiletbisnis | Agustus 21, 2020
kisah pengusaha sukses

Kisah pengusaha sukses selalu menjadi inspirasi bagi anak-anak muda Indonesia.

Kisahnya selalu mampu membakar semangat para pengusaha pemula yang baru merintis.

Dibawah ini ada 15 kisah pengusaha sukses yang saya tulis khusus buat anda sebagai inspirasi dan bahan bakar semangat.

Ringkasan

1Tirto Utomo – Dianggap Gila Karena Membotolkan Air41 vote
2Sandiaga Uno – Korban PHK39 vote
3Gibran Rakabuming – Putra Sulung Presiden36 vote
4Susi Pudjiastuti – Penjual Ikan yang Menjadi Menteri32 vote
5Ferry Unardi – Drop Out dari Harvard30 vote
6Chairul Tanjung – Si Anak Singkong30 vote
7Bob Sadino – Pernah menjadi Sopir hingga Kuli Bangunan28 vote
8Achmad Zaky – Aktif Kompetisi yang Sukses Dirikan Bukalapak28 vote
9Hendrik Tio – Pendiri Bhinneka.com28 vote
10Hendy Setiono – Baba Rafi28 vote
11Erick Thohir – Pengusaha Sukses Pemilik Inter Milan27 vote
12Johnny Andrean – Johnny Andrean Salon, J.CO, Bread Talk27 vote
13William Tanuwijaya – Berawal dari Penjaga Warnet24 vote
14Nadiem Makarim – Pemilik Startup Decacorn pertama Indonesia23 vote

1. Tirto Utomo – Dianggap Gila Karena Membotolkan Air

(41)

Lahir pada 8 Maret 1930, Tirto Utama atau Kwa Sien Biauw sempat dianggap gila karena membotolkan air.

Ia lahir di keluarga yang mapan pada saat itu, orang tuanya adalah pengusaha susu sapi dan pedagang ternak.

Sembari kuliah, ia bekerja sebagai wartawan hingga ia menjadi pimpinan redaksi harian Sin Po dan majalah Pantja Warna. Kemudian ia bekerja di Permina (pertamina pada saat ini).

Ide awal mendirikan Aqua adalah Ia ingin menyediakan air mineral yang steril dan bisa di konsumsi siapa saja. Karena ada kisah ketika ia sedang negosiasi, istri dari delegasi amerika terkena diare karena mengkonsumsi air sumur yang di rebus.

Tirto memilih pensiun dini dari pertamina dan mendirikan perusahaan PT Golden Mississippi di bekasi pada tahun 1973 dengan produk bernama Puritas.

Puritas berganti nama Aqua dan diluncurkan pada 1 Oktober 1974, disaat minuman seperti Coca Cola, Sprite sedang naik daun, ia menjual air putih tanpa rasa.

Tirto wafat pada tahun 1994, namun produk Aqua nya masih bertahan bahkan menjadi merek tunggal terbesar di Dunia saat ini.

2. Sandiaga Uno – Korban PHK

(39)

Sandiaga Uno mulai naik popularitasnya sejak mencalonkan diri sebagai wagub DKI Jakarta dan Cawapres Republik Indonesia. Namanya dikenal sebagai pengusaha yang sukses di usia yang muda.

Menghabiskan masa kuliah di luar negeri yakni Wichita State University dan George Washington University, Sandi lulus dengan IPK 4.0.

Lulus Kuliah, Sandi bekerja di Singapura, kemudian di Kanada hingga ia di PHK lantaran perusahaan tempat ia bekerja bangkrut karena krisis moneter pada saat itu.

Pasca PHK, Sandi dan teman SMA nya Rosan P. Roeslani bersama mendirikan perusahaan penasihat keuangan bernama PT. Recapital Advivors.

Kemudian mendirikan PT Saratoga Investama Sedaya bersama Edwin Soeryadhaya yang bergerak di bidang pertambangan, telekomunikasi dan kehutanan.

Sari pati yang bisa kita ambil dari kisah sukses pengusaha Sandiaga Uno adalah beliau aktif untuk menambah relasi dengan mengikuti organisasi bahkan partai politik.

Karena menurutnya, relasi dapat menyumbang 30% dari kesuksesan seseorang.

3. Gibran Rakabuming – Putra Sulung Presiden

(36)

Putra Sulung Presiden Jokowi tidak sedikit pun mengikuti jejak ayahnya sebagia politikus. Ia lebih memilih memilih menjadi seorang pengusaha di bidang kuliner.

Setelah lulus dari University of Technology Sydney pada tahun 2010, ia kembali ke Solo dan mendirikan brand Markobar.

Ia tidak menggunakan nama besar ayahnya untuk berbisnis. Bahkan urusan permodalan ia lebih memilih meminjam Bank dari pada orang tuanya.

Pada tahun 2016, Gibran juga membuka usaha bagi kedai kopi yang diberinama CS Coffe Shop yang telah memiliki gerai di kota Solo, Semarang dan Jogja.

Kisah pengusaha sukses Gibran patut kita jadikan inspirasi bagaimana nama besar atau jabatan orang tua bukan penentu kesuksesan seseorang.

4. Susi Pudjiastuti – Penjual Ikan yang Menjadi Menteri

(32)

Tokoh bangsa satu ini juga seorang pengusaha di bidang perikanan dan transportasi penerbangan. Mungkin kita familiar dengan Susi Air, maskapai penerbangan yang dimiliki oleh lulusan SMP ini.

Putus sekolah saat menginjak jenjang SMA, Susi pada tahun 1983 mencoba peruntungan dengan menjadi pengepul ikan di Pangandaran.

Bisnis berkembang, untuk pertama kali Susi mendirikan pabrik pengolahan ikan yang bernama PT ASI Pudjiastuti Marine Product pada tahun 1996.

Karena kebutuhan pengiriman produk ikan yang cepat (agar segar), maka Susi memutuskan untuk membeli pesawat Cessna seharga 20 milliar yang ia pijam dari bank.

Ternyata bisnisnya berkembang ke bisnis penerbangan dengan nama Susi Air.

Karier nya semakin melonjak ketika ia ditunjuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan. Sikap tegasnya dalam melindungi laut Indonesia menjadikannya salah satu menteri terbaik di Indonesia.

5. Ferry Unardi – Drop Out dari Harvard

(30)

Salah satu startup Unicorn di Indonesia adalah Traveloka. Perusahaan teknologi dibidang Travel (reservasi tiket pesawat).

Setelah lulus SMA, Ferry Unardi melanjutkan kuliah di Purdue University. Setelah lulus Ferry sempat bekerja di Microsoft selama 3 tahun.

Kemudian memutuskan untuk berkuliah lagi S2 di Harvard University.

Awal ide mendirikan bisnis travel adalah ketika Ferry sering kesulitan untuk mengecek harga tiket dari Amerika ke Padang.

Sehingga dia membuat website Traveloka yang berfungsi untuk mengecek dan membandingan harga tiket.

Namun, kebutuhan konsumen bukan hanya membandingkan tetapi juga pemesanan (reservasi).

Dirilis pada oktober 2012, Ferry dan dua temannya menjalankan bisnis ini dengan rintangan yang tidak mulus. Pada awal peluncuran, tidak ada maskapai yang mau bekerjasama dengan mereka.

Tidak putus asa, lambat laun startup Traveloka mulai dipercaya maskapai untuk bekerja sama.

Hingga akhirnya perusahaan yang awalnya hanya 8 orang saat ini sudah ratusan karyawan yang bekerja.

Dari yang hanya menjual tiket pesawat, Traveloka saat ini sudah merambah ke reservasi Hotel dan Tiket Kereta.

6. Chairul Tanjung – Si Anak Singkong

(30)

Sosok pengusaha ini sangat terkenal dengan sebutan “Si Anak Singkong”. Ia adalah pemilik CT Corp salah satunya pemiliki Trans Corp dan Trans TV.

Chairul Tanjung yang juga pemilik Bank Mega ini juga pernah mejabat sebagai Menteri Perekonomian oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Chairul Tanjung lahir pada 16 Juni 1962. Ia lahir dari keluarga menengah kebawah. Chairul adalah sosok yang pantang menyerah hingga saat kuliah ia sempat berdagang berjualan buku kuliah, fotocopy, dan jasa pembuatan kaos.

Lompatan usaha pertamanya adalah ketika ia bersama rekannya setelah lulus dari Universitas Indonesia ia meminjam uang ke bank sebanyak 150 juta.

Kemudian mendirikan PT Pariarti Shindutama yang pada saat itu beruntung ada pesanan 160 ribu pasang sepatu dari Italia hingga bisnisnya maju pesat.

Kata-kata bijak dari seorang Chairul Tanjung salah satunya adalah “Bekerjalah 2/3 kali lebih banyak dari orang lain, karena usaha tidak pernah membohongi hasil.”

7. Bob Sadino – Pernah menjadi Sopir hingga Kuli Bangunan

(28)

Lahir di tahun 1933, Bob Sadino adalah salah satu pengusaha “Nyentrik” di Indonesia. Sosoknya mampu memberikan inspirasi bagi para pemuda Indonesia.

Quote yang terkenal dari sosok Bob Sadino salah satunya , yakni: “Orang Goblok itu ga banyak mikir yang penting melangkah, Orang pintar kebanyakan mikir akibatnya tidak pernah melangkah.”

dan “Setinggi apapun pangkat yang Anda miliki, Anda tetaplah karyawan. Sekecil kecilnya apapun usaha Anda, Anda adalah BOS-nya.”

Pernah menjadi sopir hingga kuli bangunan

Bob Sadino lahir di keluarga berkecukupan, dia bertemu dengan jodohnya di Belanda, karena Bob pernah singgah di Belanda bahkan menetap selama 9 tahun.

Bob kembali ke Indonesia dengan membawa kedua mobilnya dan menjualnya untuk membeli tanah di Indonesia. Pada awalnya, Bob menjadi sopir saat orang menyewa mobilnya.

Nahas, beliau mengalami kecelakaan dan membuat mobilnya rusak parah. Keadaan ini membuat dia tidak bisa bekerja dan bahkan tidak bisa memperbaiki mobilnya. Bob beralih profesi menjadi seorang tukang batu yang pada saat itu dibayar Rp. 100,-.

Beralih lagi menjadi pengusaha ayam, kemudian bisnis berkembang ke sektor Agribisnis. Sosok Bob sangat terkenal dengan kesedeharnaan dan senang menjalin hubungan dengan para Petani.

Perusahaan Bob Sadino yang mungkin kita kenal adalah Kemang Food Industries (PT Kemfood), PT. Kem Farm Indonesia, PT Boga Catur Rata (Kem Chicks), The Mansion dan Kem Travel (Kemang Nusantara Travel).

8. Achmad Zaky – Aktif Kompetisi yang Sukses Dirikan Bukalapak

(28)

Lahir pada 24 Agustus 1986, Achmad Zaky adalah pengusaha sukses dibidang teknologi. Startupnya adalah salah satu yang terbesar di Indonesia, yakni Bukalapak.

Sejak kecil, Achmad Zaky memang sudah mencintai dunia teknologi. Passionnya di bidang teknologi berlanjut sampai ia kuliah di Institut Teknologi Bandung jurusan Teknik Informatika.

Kisah sukses nya juga bermulai di bangku kuliah, Achmad Zaky menjuarai berberapa kompetisi tingkat nasional yang kemudian membawanya untuk studi di Oregon State University pada tahun 2008.

Pada awalnya, Zaky mendirikan perusahaan jasa konsultasi teknologi yang bernama Suitmedia. Kemudian membangun BukaLapak pada tahun 2010.

Visi bukalapak pada saat itu adalah ingin mengubah hidup banyak orang dengan Internet.

Dibangun kurang lebih selama 2 bulan, di tahun pertama BukaLapak telah memiliki 10.000 pedagang yang bergabung dan terus bertambah.

Kisah sukses pengusaha Acmad Zaky bisa kita pelajari bagaimana passion itu sangat penting. Hingga saat ini valuasi BukaLapak sudah mencapai US$ 1 miliar atau setara Rp 14 triliun.

9. Hendrik Tio – Pendiri Bhinneka.com

(28)

Tahun 1999 adalah masa dimana E-Commerce adalah hal yang baru di Indonesia. Tapi ide ini tidak menyurutkan hati Hendrik Tio dan rekannya untuk membangun Bhinneka.com

Pada awalnya bhinneka.com adalah ecommerce yang menjual barang-barang IT dan accesorisnya. Bhinneka sendiri di ambil dari nama gerai offline nya.

Krisis ekonomi pada tahun 1999 yang merubah model bisnis Hendrik Tio dari yang offline menjadi online. Bagaimana tidak, karyawan yang awalnya 129 orang menjadi 24 orang karena krisis pada waktu itu.

Konsistensi dan kepercayaan terhadap suatu model bisnis yang membuat Bhinneka.com bertahan hingga sekarang dan bahkan melebarkan saya ke produk-produk apa saja (bukan hanya IT).

10. Hendy Setiono – Baba Rafi

(28)

Mungkin tidak banyak yang kenal dengan Hendy Setiono. Namun jika mendengar kata “Kebab Turki Baba Rafi”, maka hampir semua orang tahu apa itu.

Kebab Turki Baba Rafi adalah usaha waralaba kuliner yang dimiliki oleh Hendy Setiono. Usaha yang dirintis pada tahun 2003 dimulai ketika Hendy duduk di bangku kuliah.

Bermodalkan gerobak dan uang 4 juta yang dipinjam dari adiknya, ia memulai bisnis kebabnya.

Bisnisnya tidak berjalan dengan mulus, di awal usaha ia sempat kecolongan uang hasil jualan yang dibawa lari oleh karyawannya.

Selain itu, niatnya untuk menjalankan usaha ini sempat tidka direstui oleh kedua orang tuanya.

Hasil kerja kerasnya selama 3-4 tahun menuai hasil dengan mengembangkan sayap hingga memiliki 100 outlet Kebab Turki Baba Rafi di 16 kota Indonesia.

11. Erick Thohir – Pengusaha Sukses Pemilik Inter Milan

(27)

Lahir pada 30 Mei 1970, Erick Thohir adalah anak dari Pengusaha Astra Internasional Tbk.

Kisah sukses Erick Thohir tidak semulus apa yang di bayangkan. Ia dilarang oleh orang tua nya untuk melanjutkan usaha keluarga, Ia diminta untuk mandiri membangun bisnis sendiri.

Erick bersama rekannya memulai kiprah di bisnis trading dan kemudian mendirikan Mahaka Group. Perusahaan pertambangan, keuangan dan media.

Erick popularitasnya melonjak saat ia membeli klub sepakbola Inter Milan.

12. Johnny Andrean – Johnny Andrean Salon, J.CO, Bread Talk

(27)

Johnny Andrean adalah pengusaha franschise ternama di Indonesia yang mendirikan perusahaan besar seperti J.CO Donuts & Coffee, BreadTalk dan Johnny Andrean Salon.

Johnny memulai semua bisnisnya dari 0. Salon dibuat pertama kali pada tahun 1980 di Jakarta Utara.

Krisis moneter pada tahun 1998 membuat 19 titik gerai salonnya mengalami penjarahan.

Namun ia selalu optimis hingga mampu mendirikan usaha franschise asal singapura BreadTalk pada tahun 2003.

Tidak puas dengna bisnis roti, ia mencoba peruntungan dengan mendirikan franschise sendiri dengna brand J.CO Doonuts & Coffe.

Tak disangka, usaha yang didirikan tahun 2005 sampai sekarang sudah menjadi brand besar yang gerainya di Indonesia sudah lebih dari 100. Belum termasuk yang diluar negeri seperti Malaysia, Singapura, China serta Filipina.

13. William Tanuwijaya – Berawal dari Penjaga Warnet

(24)

Lahir di Sumatera Utara pada tahun 1981, sosok William Tanuwijaya terkenal sebagai entrepreneur startup dengan nilai valuasi besar, yakni Tokopedia.

William berkuliah di Binus jurusan teknik informatika, sembari berkuliah, dia bekerja sebagai operator warnet.

Hal ini yang membuat William lebih banyak mengenal dunia internet. Setelah lulus, William bekerjaan di berberapa perusahaan software dan game.

William memulai mendirikan Tokopedia pada Februari 2009. Bersama rekannya Leontinus Alpha Edison mereka merilis Tokopedia untuk yang pertama kali pada 17 Agustus 2009.

Pada tahun bertama, beliau banyak diremehkan orang.

“Saya dianggap punya mimpi ketinggian. Apa yang mau saya capai dibilang muluk-muluk”, ujar William Tanuwijaya.

Pada tahun bertama pula, william kesulitan mencari modal. Modal pertama adalah modal sendiri dan suntikan dari Bos nya.

Selama dua tahun saya mencari modal, akhirnya bos saya sendiri yang memberi modal 10 persen, lanjutnya.

Sampai sekarang, Tokopedia adalah salah satu startup unicorn pertama di Indonesia dengan valuasi US$ 7 miliar atau setara Rp 98 triliun.

14. Nadiem Makarim – Pemilik Startup Decacorn pertama Indonesia

(23)

Kisah sukses pengusaha yang satu ini adalah yang paling nge-hits saat ini. Siapa sih yang tidak mengebal Gojek? Startup yang sudah menjadi bagian hidup masyarakat Indonesia Saat ini.

Nadiem Makarim adalah pendiri GoJek, startup asli buatan anak Indonesia. Ia mengenyam pendidikan SMA di singapura, dan melanjutkan kuliah di Brown University dan Pendidikan Master di Harvard Business School.

Nadiem sempat bekerja di perusahaan konsultasi Mckinsey & Company, Manajer Editor di Zalora Indonesia, dan di Kartuku.

Ide mendirikan Gojek terinspirasi dari aktifitas Nadiem di Amerika, ia melihat peluang dimana di Amerika ada perusahaan transportasi online yang nama Uber. Sedangkan di Indonesia belum ada perusahaan transportasi online yang viral pada saat itu.

Hingga akhirnya ia merintis Gojek pada tahun 2011 yang pada saat itu sistem yang digunakan masih sederhana yakni pelanggan menghubungi via telepon atau sms.

Hingga Gojek meluncurkan mobile apps nya pada 2015 dan langsung booming di Indonesia.

Social impact startup ini sangat terasa bagi para pencari pekerjaan. Karena dengan Gojek banyak penganggur yang beralih menjadi driver gojek.

Gojek adalah satu-satunya startup yang menyandang status Decacorn di Indonesia, dengan valuasi perusahaan yang besarny 14 kali lipat dari Garuda Indonesia, yakni 10 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 142 triliun.

Demikian ulasan kisah pengusaha sukses, semoga kisah di atas bisa kita jadikan inspirasi yang membakar semangat berjuang kita.

Semoga sukses!

2 thoughts on “15 Kisah Pengusaha Sukses Inspiratif

  1. Pingback: Kisah Bisnis Erick Thohir. Dulunya Pernah Hidup Miskin - Toilet Bisnis

  2. Pingback: Kunci Sukses Pengusaha Muslim Impian Semua Orang - Toilet Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *