Menjadi Content Writer / Penulis Artikel. Bisa Menghidupi Keluarga Tidak?

By Content Writer | Mei 3, 2020
menjadi content writer

Menjadi content writer. Banyak yang ingin menekuni bisnis yang satu ini. Apalagi belakangan website semakin berkembang, banyak orang sudah mulai merambah bisnisnya ke dunia online.

Sebelum membahas tentang apakah dapat menghidupi keluarga atau tidak, mari kita lihat beberapa informasi dasarnya terlebih dahulu.

Menjadi Content Writer dan Pangsa Pasarnya

Untuk pangsa pasar sangat luas. Karena seiring waktu mau tidak mau orang-orang harus membuat website pribadi. Mulai dari dunia offline ke dunia online.

Tidak hanya membutuhkan koneksi internet, hosting saja, tetapi website harus diisi dengan artikel kalau mau memenangkan persaingan.

Jika website hanya berisi beberapa artikel saja, maka seiring waktu pasti ditendang jauh-jauh ke halaman belakang oleh Google. Di mesin pencarian kalau ada di belakang pasti tidak dilihat orang.

Nah dari sini kamu sudah tahu kalau bisnis ini adalah bisnis yang tidak ada matinya, paling tidak untuk jangka panjang…

Apakah Cukup untuk Berkeluarga?

Sebenarnya tidak cukup. Kecuali kamu sudah mengembangkan bisnismu. Walaupun punya banyak pelanggan tetapi kapasitas seseorang untuk mengetik sendiri itu tidak terlalu banyak.

Kalau dipaksakan bisa-bisa kepala pusing. Dan lagi nanti kualitas artikel jadi menurun dan banyak pelanggan yang ngomel. Bisa-bisa nanti diminta revisi terus menerus atau parahnya kabur ke content writer saingan.

Berdasarkan pengalaman, rata-rata seorang content writer bahasa Indonesia sanggup menulis hingga 2000 kata per hari. Di mana per 500 kata itu harga pasarannya adalah Rp 15.000,- Berarti dalam sehari mendapatkan 15 ribu x 4 = Rp 60.000,-

Sehari 60 ribu, berarti dalam 1 bulan mendapatkan 60 ribu x 30 = Rp 1.800.000,-

Nah dari sini kamu sudah tahu kan kalau menjadi content writer saja tidak akan cukup untuk membiayai keluarga. Tetapi kalau hidup single masih bisa ya asal hemat.

Bagaimana Cara Mengembangkan

Tetapi jangan putus asa dulu. Karena kamu masih punya harapan kok. Di sini kuncinya agar bisa memenuhi kebutuhan keluarga dalam sebulan dengan menjadi content writer adalah dengan menambah kapasitas penulisan.

Kalau sendiri kan tidak mungkin bisa, untuk itu kamu harus hire karyawan. Untuk masalah gaji boleh ditawarkan per artikel. Jadi kalau mereka tidak produktif ya tidak mendapatkan bayaran. Di mana ini adalah system yang fair.

Kan enak kalau karyawan kamu makan gaji buta tuh. Dibayar tiap bulan tetapi menulis artikel dengan jumlah sedikit.

Membuat Website Penawaran Jasa Artikel

Nah yang berikutnya untuk pengembangan lebih jauh, dan supaya kamu bisa memasang tarif yang lebih mahal. Kamu harus membuat website pribadi.

Di mana kalau misalkan kamu menjual melalui perantara forum, maka kamu harus bersaing dengan content writer lain. Maksud kami adalah bersaing dalam masalah harga.

Banyak sekali content writer abal-abal yang membuat artikel asal-asalan, kemudian memasang tarif murah. Dan banyak juga yang tergiur harga murah tersebut. Alhasil pelanggan mereka rugi besar, karena seiring waktu websitenya akan hancur.

Siapa coba visitor yang mau membaca tulisan abal-abal yang tidak ada gunanya?

Oleh karena itu jika memang kamu hendak membuat website yang menawarkan jasa penulisan artikel. Pastikan kamu sudah memiliki beberapa pegawai kepercayaan yang memiliki kemampuan untuk menulis artikel yang bagus dan SEO.

Jadi pelanggan tidak akan kecewa. Di sini kamu sudah beralih pekerjaan dari penulis artikel menjadi bos jasa artikel. Karena yang kamu lakukan cukup memanajemen pegawai kamu. Nanti ketikan mereka kalau sudah selesai tinggal kamu kirimkan ke pelanggan.

Tips Jadi Content Writer

Oke sekarang akan kami bagikan tips bagaimana menjadi seorang content writer yang baik. Pertama, kamu harus mengetahui kelebihan kamu. Apakah kamu bisa bahasa Inggris dengan baik atau tidak, apakah grammar kamu mumpuni atau tidak.

Jika memang kamu memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik, maka kamu bisa membuka jasa content writer bahasa Inggris. Di mana harga per artikelnya lebih mahal dibandingkan kamu membuat artikel bahasa Indonesia.

Kedua, latih kreativitas. Seorang content writer tentu saja tidak boleh copy paste. Tetapi harus bisa menulis dengan kreativ. Pelajari bagaimana membuat sebuah konten yang terasa hidup. Bagaimana membuat pembaca senang membaca artikel kamu hingga selesai.

Banyak teknik yang dapat kamu coba. Jika memang kamu tertarik untuk belajar lebih lanjut. Coba deh rajin-rajin membaca novel, dan berbagai buku yang lain. Dan perdalam ilmu. Karena pelanggan biasanya request artikel dengan tema yang berbeda-beda.

Ketiga, harus bisa mengetik 10 jari. Di sini kecepatan adalah hal yang penting. Karena biasanya pelanggan malas menunggu artikel mereka selesai terlalu lama. Website mereka kan tetap perlu diupdate artikelnya setiap hari.

Kalau misalkan untuk menyelesaikan artikel 1000 kata saja kamu membutuhkan waktu 3 harian. Ya pasti ditinggal pergi oleh pelanggan tersebut. Mereka bisa saja tidak ngomel ke kamu, tetapi tiba-tiba menghilang dan order di saingan.

Sebagus apapun artikel buatan kamu, kalau tidak bisa mengetik 10 jari sebaiknya urungkan dulu niat kamu untuk menjadi content writer. Luangkan waktumu untuk belajar mengetik 10 jari dulu.

Hati-Hati dengan Pelanggan Nakal

Jika kamu mencoba freelance content writer di forum. Maka kamu harus waspada dengan beberapa pelanggan nakal. Di mana mereka bergaya sok-sokan punya banyak uang saat memesan, tetapi setelah dikirimkan artikelnya, mereka langsung menghilang tanpa jejak.

Banyak kejadian seperti itu…

Apabila hal tersebut menimpa kamu maka kamu akan rugi banyak, khususnya rugi waktu. Trik mereka biasanya seperti ini. Awal-awal pesan pembayaran selalu beres dan tepat waktu. Tetapi seiring waktu mereka memesan tambah banyak.

Karena kamu sudah percaya kamu pun mengirimkan hasil ketikan kamu ke mereka. Tapi mereka banyak alasan ketika ditagih. Hingga akhirnya menghilang, dan artikel yang dipesan dalam jumlah banyak pun tidak dibayar.

Kamu juga tidak bisa apa-apa kalau begini. Mau urus ke kantor polisi kan merepotkan, takutnya nanti malah keluar tambahan uang lagi. Mau urus ke BANK untuk blokir rekening penipu juga malas. Alhasil diikhlaskan.

Solusi Mengatasi Pelanggan Nakal

Untuk itu kamu bisa menggunakan cara yang sudah digunakan sejak lama oleh toko-toko. Di mana kalau kamu belanja di toko, kamu bayar dulu barangnya atau tidak?

Kan pastinya bayar dulu tuh. Baru barang boleh kamu bawa pulang.

Sama seperti ini. Buatlah sebuah peraturan. Jadi pelanggan harus membayar dulu baru artikel ketikan kamu akan dikirimkan. Jangan lupa untuk meminta bukti pembayaran dan check rekening kamu apakah uangnya benar-benar sudah ditransfer atau tidak.

Cara Mendapatkan Kepercayaan Pelanggan

Oke yang terakhir yang menurut kami sangat penting. Untuk bisa menjadi content writer yang sukses, baik itu freelance ataupun fulltime. Kamu harus bisa mendapatkan kepercayaan pelanggan.

Caranya mudah sekali kok, cukup dengan senantiasa menjaga kualitas artikel buatan kamu. Usahakan jangan sampai pelanggan meminta revisi.

Cara berikutnya dengan mengumpulkan testimonial. Kamu boleh meminta pelanggan kamu yang puas untuk mengirimkan testimonial. Nah tinggal kamu ambil screenshot testimonial tersebut dan kamu pajang di lapak jualan kamu di forum atau website.

Baca juga artikel lainya, tentang bisnis tanpa modal disini : Cara Mendapatkan Uang dari Internet

lanjutkan membaca
Author: Content Writer

Penulis lepas di toiletbisnis.com. Berikan komentar terbaik anda, untuk menyempurnakan blog ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *