Pinjaman Bank BCA Untuk Usaha – Tabel, Syarat, Jaminan dan Cara Pengajuan

By Content Writer | November 17, 2020
pinjaman bank bca untuk usaha

Sebagai salah satu bank swasta nasional, BCA juga memiliki banyak pilihan pinjaman, salah satunya yaitu pinjaman bank BCA untuk usaha.

Pinjaman untuk wirausaha yang disediakan oleh BCA ini ada banyak jenisnya, dan Anda bisa pilih sesuai dengan jenis usaha yang dijalankan.

Bagaimana informasi selengkapnya? Simak ulasan ini sampai akhir!

Baca juga: Pinjaman BRI untuk Usaha

Keunggulan Pinjaman Bank BCA untuk Usaha

Ketika Anda memilih BCA sebagai bank untuk melakukan pinjaman buat usaha Anda, maka beberapa keunggulan ini mungkin bisa menjadi pertimbangan Anda, diantaranya sebagai berikut:

Jenis pinjaman yang ditawarkan beragam

Salah satu keunggulan yang dimiliki oleh BCA yaitu jenis pinjaman yang ditawarkan beragam, baik itu usaha yang skalanya kecil sampai yang skalanya besar, dan akan disesuaikan dengan apa yang usaha Anda butuhkan, seperti untuk pengembangan usaha, kegiatan ekspor dan lain sebagainya.

Ada dua cara penarikan

Keunggulan berikutnya yaitu baik pencairan dana pinjaman dapat dilakukan dalam satu dengan melewati tahapan yang telah ditentukan.

Suku bunga yang dimiliki kompetitif

Keunggulan berikutnya yaitu suku bunga yang ditawarkan sangat kompetitif dan akan disesuaikan dengan jumlah hari dari pemakaian pinjaman.

Jenis – jenis Pinjaman BCA untuk Wirausaha

Sebagai salah satu bank swasta terbesar di Asia, BCA menyediakan empat jenis pilihan pinjaman usaha yang jumlahnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Berikut ini beberapa jenis pinjaman yang ditawarkan BCA untuk para wirausaha:

1. Pinjaman Kredit Lokal

Pinjaman kredit lokal merupakan pinjaman yang disediakan BCA kepada pengusaha yang sedang berusaha mencari dukungan dana usaha yang bersifat liquid.

Penarikan pinjaman serta pelunasan dari pinjaman kredit lokal bisa dilakukan kapan saja asalkan masih dalam jangka waktu fasilitas kredit lewat rekening giro.

Jumlah pinjaman yang bisa diajukan di pinjaman kredit lokal bisa disesuaikan dengan kebutuhan yang nantinya akan dilakukan analisis kredit oleh pihak bank BCA yang disesuaikan dengan kondisi finansial dari calon debiturnya.

BCA akan mempertimbangkan jenis usaha yang dijalankan, aset yang dimiliki, omset usaha dan lain sebagainya.

Jangka waktu atau masa tenor dari BCA sekitar 1 tahun, tetapi bisa diperpanjang sesuai dengan keinginan dari debitur yang sudah disetujui langsung oleh bank BCA.

Kemudian untuk proses penarikan dapat dilakukan berulang kali selama jangka waktu fasilitas kredit masih berlaku dimana batas plafonnya menggunakan cek/BG.

Sementara untuk proses pelunasan dari pinjaman, Anda bisa melakukannya dalam satu waktu atau bisa juga menyetorkan dana pada rekening giro debitur yang besarnya sesuai dengan dana yang dipinjam.

2. Pinjaman Installment Loan

Installment Loan merupakan jenis pinjaman untuk usaha dari BCA yang memiliki masa tenor dengan batas maksimal selama 5 tahun.

Jika ingin melakukan penarikan, Anda bisa melakukannya sekaligus dalam satu waktu atau bisa bertahap.

Namun untuk plafon dari Installment Loan harus mendapat persetujuan dan lolos dari analisis Account Officer dengan besaran jumlah pinjamannya harus disesuaikan dengan kemampuan finansial dari calon debitur.

Sementara untuk pelunasan bisa dilakukan dengan cara pendebetan dari rekening dana debitur yang didasarkan pada kuasa yang telah diberikan sebelumnya.

3. Pinjaman Time Loan

Pinjaman time loan merupakan pinjaman BCA untuk wirausaha yang juga bersifat liquid seperti pinjaman kredit lokal.

Dari situ, pelunasannya bisa dilakukan kapan saja selama jangka waktu fasilitas kredit lewat rekening giro, dengan jangka waktu penggunaan kredit yang bervariasi, mulai dari sebulan, tiga bulan hingga enam bulan.

Untuk masa tenornya terbagi menjadi dua jenis yang disesuaikan dengan frekuensi dari penarikan yang dilakukan.

Jenis pertama yaitu time loan revolving dengan masa berlaku dalam jangka waktu selama satu tahun yang penarikannya bisa dilakukan lebih dari sekali dan masanya bisa diperpanjang.

Jenis kedua yaitu time load insidentil yang memiliki masa berlaku selama 6 bulan dan penarikannya hanya bisa dilakukan sekali, sedangkan untuk masa pelunasannya tidak bisa diperpanjang.

Besaran plafon yang diterima, nilainya akan disesuaikan dengan analisis dari Account Officer yang selanjutnya dalam proses penarikan pinjamannya akan dibutuhkan surat permohonan penarikan fasilitas kredit (SPPFK), dimana pelunasan pinjaman yang sudah jatuh tempo dapat dilakukan melalui sistem pendebetan rekening dana.

4. Pinjaman Kredit Ekspor

Kredit ekspor merupakan pinjaman BCA untuk wirausaha yang diberikan untuk pembiayaan seluruh kegiatan produksi, pengumpulan hingga penyiapan barang untuk kegiatan ekspor dan ekspor barang.

Pinjaman ini dikhususkan untuk para eksportir dengan jangka waktu kredit dalam kurun waktu selama satu tahun dan bisa diperpanjang.

Besaran plafon yang bisa dicairkan akan disesuaikan dengan kebutuhan dari pembiayaan satu putaran (turn over) dalam setiap kegiatan ekspor.

Dalam melakukan pelunasan, sistem yang digunakan adalah sistem pendebetan dari rekening yang sudah mendapat kuasa.

Syarat untuk Mengajukan Pinjaman BCA untuk Wirausaha

Berikut persyaratan yang harus dipenuhi oleh pihak debitur untuk bisa melakukan pengajuan pinjaman BCA untuk wirausaha, yaitu sebagai berikut:

  • Debitur harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Usia debitur harus di atas 17 tahun.
  • Debitur harus punya badan usaha di Indonesia yang sudah mempunyai badan hukum dan bergerak di semua bidang, dan tidak bertentangan yang namanya hukum atau norma yang berlaku.
  • Badan usaha tidak diperkenankan dalam status bangkrut atau sedang dalam proses sengketa kebangkrutan.

Dokumen Pengajuan Pinjaman BCA untuk Wirausaha

Apabila calon debitur sudah memenuhi persyaratan yang disebutkan sebelumnya, maka inilah dokumen-dokumen yang harus dilampirkan pada saat proses pengajuan, yaitu sebagai berikut:

  • Melampirkan Salinan KTP
  • Melampirkan Salinan NPWP
  • Melampirkan Salinan Kartu Susunan Keluarga
  • Melampirkan Salinan KTP Pasangan
  • Melampirkan Salinan Akte Nikah
  • Melampirkan Salinan Akte Cerai atau Mati (apabila ada)
  • Melampirkan Salinan KTP Dewan Direksi dan Komisaris (Dikhususkan untuk Badan Usaha)
  • Melampirkan Salinan KTP Para Pemegang Saham (Dikhususkan untuk Badan Usaha)

Persyaratan Dokumen Jaminan

1. Dokumen Agunan Properti

Berikut ini dokumen jaminan yang harus dilampirkan untuk agunan properti, diantaranya yaitu:

  • Melampirkan Salinan Sertifikat
  • Melampirkan Salinan KTP & NPWP Pemilik Agunan (apabila agunan dilakukan atas nama orang lain)
  • Melampirkan Salinan IMB
  • Melampirkan Salinan tagihan PBB terakhir
  • Melampirkan Salinan bayar PBB terakhir

2. Dokumen Agunan Deposito

Untuk dokumen agunan deposito maka Anda harus melampirkan salinan bilyet deposito.

3. Dokumen Finansial

Berikut ini dokumen jaminan yang harus dilampirkan untuk finansial, diantaranya yaitu:

  • Melampirkan Salinan Laporan Keuangan Audited
  • Melampirkan Salinan Laporan Keuangan Internal
  • Melampirkan Salinan Rekening bank lain minimal 4 bulan terakhir

4. Besaran Biaya yang Dibebankan

Ada biaya yang akan dibebankan kepada Anda ketika melakukan pengajuan keempat jenis pinjaman untuk wirausaha seperti yang telah disebutkan sebelumnya.

Untuk besaran biaya yang dibebankan akan disesuaikan dengan peraturan BCA yang berlaku ketika Anda melakukan pinjaman.

Beberapa jenis biaya yang harus ditanggung oleh setiap calon debitur, diantaranya yaitu:

  • Biaya Komisi atau biaya provisi
  • Biaya Administrasi
  • Sukus Kredit
  • Besaran denda saat terlambat melunasi

Cara Pengajuan Pinjaman BCA untuk Wirausaha

Berikut dua cara pengajuan untuk pinjaman BCA untuk wirausaha yakni datang langsung ke kantor cabang BCA dan secara online, dengan penjelasan sebagai berikut:

  • Langsung mendatangi kantor cabang BCA yang ada di sekitar Anda.
  • Memastikan lebih dulu kalau seluruh persyaratan sudah terpenuhi, lalu membawa seluruh dokumen persyaratan ke kantor BCA terdekat yang sesuai dengan tempat Anda tinggal.
  • Petugas bank BCA akan membantu Anda dalam melakukan proses pengajuan pinjaman.
  • Mengunjungi situs resmi bank BCA
  • Kemudian Anda bisa mengirim formulir pengajuan pinjaman lewat online menggunakan syarat tambahan yaitu dengan minimum pengajuan minimal Rp500 juta dan maksimal Rp15 miliar
  • Memilih salah satu dari empat jenis pinjaman yang ditawarkan.
  • Lalu mengklik menu ‘Ajukan Sekarang’ dan selanjutnya melakukan verifikasi email.
  • Melakukan pengisian data diri yang tampil di formulir online secara lengkap, kemudian mengklik ‘Submit’ untuk mengirimkan formulir pengajuan pinjaman.
  • Terakhir, menunggu petugas bank BCA menghubungi dan memproses pengajuan pinjaman yang Anda ajukan.

Berikut ini tabel pinjaman bank BCA untuk wirausaha yang harus Anda ketahui:

Pinjaman BCA KPR Refinancing

Selain pinjaman BCA untuk wirausaha, ada juga jenis pinjaman lainnya yang bisa diajukan di BCA. Jenis pinjaman tersebut yaitu pinjaman bank BCA jaminan sertifikat rumah lewat produk BCA KPR Refinancing yang memiliki besaran maksimal plafon mencapai Rp5 miliar yang sangat fleksibel dan nilainya mencapai 80% dari harga rumah yang sudah Anda agunkan.

BCA KPR Refinancing merupakan produk pinjaman uang di bank BCA dengan layanan kredit multiguna yang bisa diajukan langsung oleh nasabah untuk berbagai keperluan, baik itu produktif dan non produktif. 

Untuk jangka waktu pelunasannya juga bervariasi mulai dari 1 tahun sampai 10 tahun dan jumlah suku bunganya juga rendah dari 1 tahun sampai 3 tahun, dimana untuk penjelasan lengkapnya yaitu sebagai berikut:

Nama ProdukBCA KPR Refinancing
Plafon Pinjaman100 juta – 5 miliar
Jangka Waktu Pelunasan1 – 20 Tahun
Persetujuan Proses Pengajuan7 – 14 Hari
Metode PengajuanOnline atau Offline
Jenis JaminanSertifikat Rumah atau Properti Lain

Ketentuan Pinjaman BCA Sertifikat Rumah

Sebelum Anda melakukan pengajuan pinjaman BCA sertifikat rumah, maka ini ketentuan yang harus dipenuhi, yakni sebagai berikut:

  • Debitur merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Debitur haru berusia minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun.
  • Debitur memiliki gaji minimum sebesar Rp3 juta setiap bulannya.
  • Agunan yang bisa berupa sertifikat rumah atau jenis properti lain.

Dokumen yang Dibutuhkan

Apabila Anda sudah memenuhi persyaratan yang telah disebutkan sebelumnya, maka berikut ini dokumen yang harus dilampirkan saat melakukan pengajuan, yaitu sebagai berikut:

  • Melampirkan salinan kartu identitas
  • Melampirkan salinan C1
  • Melampirkan salinan bukti penghasilan baik itu slip gaji atau SKP atau SPT
  • Melampirkan salinan rekening tabungan dalam waktu tiga bulan terakhir
  • Melampirkan salinan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
  • Melampirkan sertifikat rumah
  • Melampirkan dokumen Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
  • Melampirkan dokumen Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
  • Melampirkan dokumen SHM dan SHGB

Sementara untuk tabel pinjaman bank BCA jaminan sertifikat rumah bisa Anda lakukan pengecekan langsung ke situs resmi bank BCA. 

Demikianlah ulasan singkat mengenai pinjaman bank BCA untuk usaha dan pinjaman refinancing BCA yang bisa Anda ketahui.

Semoga menjadi tambahan wawasan dan pengetahuan untuk Anda.

Author: Content Writer

Penulis lepas di toiletbisnis.com. Berikan komentar terbaik anda, untuk menyempurnakan blog ini.

One thought on “Pinjaman Bank BCA Untuk Usaha – Tabel, Syarat, Jaminan dan Cara Pengajuan

  1. Pingback: Mengetahui Pinjaman Bank BCA Untuk Usaha | Blog Brilian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *