Syarat Pinjam Uang di Koperasi Simpan Pinjam Pada Umumnya

By Content Writer | September 23, 2021
Syarat Pinjam Uang di Koperasi Simpan Pinjam

Banyak orang yang salah kaprah mengenai pengertian dan sistem peminjaman uang di koperasi simpan pinjam.

Kebanyakan dari mereka mengartikannya sama dengan peminjaman uang di bank yang menghimpun kemudian menyalurkan dana untuk kebutuhan masyarakat umum.

Padahal, kegiatan koperasi simpan pinjam adalah sebagai badan usaha simpan pinjam dari dan untuk anggota atau calon anggota koperasi dan antar koperasi yang memiliki hubungan atau bersangkutan satu dengan lainnya.

Abis ini wajib baca: Cara Meminjam Uang di Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi simpan pinjam memberikan fasilitas untuk penyimpanan dana atau tabungan serta memberikan kredit atau pinjaman kepada anggota atau orang yang bersangkutan.

Ini juga bisa dikatakan sebagai jembatan untuk memperbaiki taraf hidup  bagi orang – orang dengan kelas ekonomi menengah ke bawah.

Oleh karena itu, anda harus mengerti dan memahami pengertian, fungsi, peran, dan cara meminjam uang di koperasi simpan pinjam.

Hal ini akan membantu anda menemukan solusi jika memiliki minat untuk bergabung dengan koperasi simpan pinjam.

Pengertian Koperasi Simpan Pinjam

Pengertian dari koperasi simpan pinjam adalah lembaga keuangan yang memiliki kegiatan usaha yaitu menerima simpanan dan memberikan pinjaman dengan bunga serendah – rendahnya kepada para anggotanya.

Anggota koperasi simpan pinjam adalah orang – orang atau badan – badan yang tergabung di dalam koperasi tersebut. Sedangkan orang – orang yang tidak termasuk dalam anggota koperasi tidak bisa menyimpan atau meminjam uang dari koperasi tersebut.

Para anggota koperasi juga berhak mendapatkan keuntungan dari perputaran uang yang tersimpan dan dikelola di dalam koperasi atau mendapat hasil usaha koperasi dengan besaran yang sesuai dengan kontrak kesepakatan awal ketika menjadi anggota koperasi.

Darimana modal koperasi simpan pinjam ?

Modal koperasi simpan pinjam diperoleh dari modal pinjaman dan modal sendiri. Modal sendiri, artinya modal yang didapatkan melalui anggota koperasi yang ada. yang berupa bentuk simpanan (pokok, wajib, bebas, sukarela, dan hibah.

Sedangkan modal pinjaman diperoleh dari koperasi lainnya dan anggota di dalamnya, bank atau lembaga keuangan yang bersangkutan, surat utang, obligasi dan sumber sah lainnya yang sudah melalui kesepakatan dengan koperasi tersebut.

Jenis Simpanan Koperasi

Simpanan Pokok

Yaitu simpanan yang wajib diberikan oleh semua anggota dengan besaran yang sudah disepakati saat pertama kali bergabung dengan koperasi. Simpanan pokok ini diberikan sekali saat pertama kali menjadi anggota saja.

Simpanan Wajib

Yaitu simpanan yang diberikan oleh anggota dalam periode waktu tertentu dengan jumlah dan tempo waktu yang sudah ditentukan sesuai dengan keputusan saat mendaftar menjadi anggota koperasi.

Simpanan Bebas atau Sukarela

Simpanan ini diberikan oleh anggota koperasi dengan jumlah simpanan dan waktu yang bebas ditentukan oleh anggota. Simpanan ini juga bisa diambil kapan saja ketika anggota membutuhkan.

Diapakan modal – modal tersebut?

Modal yang dikumpulkan dari berbagai jenis simpanan tersebut kemudian dipinjamkan kepada anggota untuk memperluas dan mengembangkan usahanya. Dengan perluasan modal tersebut maka uang di dalam koperasi akan semakin bertambah dan berkembang.

Dengan usaha yang berkembang pula para anggota akan mendapatkan keuntungan dan bisa mencukupi kebutuhan ekonomi. Hal ini merupakan tujuan koperasi itu sendiri yaitu untuk memperbaiki taraf hidup para anggotanya.

Jenis Usaha Koperasi

  1. Pengumpulan atau penghimpunan dana semaksimal dan sebanyak mungkin dari para anggotanya. Hal ini bertujuan agar modal koperasi semakin berkembang dan bisa dikelola serta diperluas dengan cara pemberian modal usaha.
  2. Memberikan pinjaman atau bantuan kepada anggota yang sedang membutuhkan dana mendesak. Ada bentuk simpanan bebas yang bisa diambil kapan saja jika anggota koperasi sedang membutuhkan.
  3. Memberikan tambahan modal usaha, modal perluasan usaha, dan lain sebagainya untuk anggota. Fungsi ini juga bertujuan agar modal di dalam koperasi itu bisa berputar dan berkembang serta mendapat keuntungan.
  4. Memberikan pelayanan penjualan dan pembelian barang secara angsuran atau kredit.

Syarat Pinjam Uang di Koperasi Simpan Pinjam

Untuk anda yang membutuhkan dana atau tambahan modal usaha dan ingin menggunakan fungsi dari koperasi simpan pinjam maka anda perlu mengetahui cara dan syarat untuk mengajukan pinjaman, berikut cara dan penjelasannya :

1. Status peminjam adalah anggota atau calon anggota koperasi.

Hal ini adalah syarat utama melakukan pinjaman di koperasi, karena koperasi tidak memberikan layanan peminjaman dana atau modal kepada yang bukan anggotanya. Jadi untuk dapat meminjam dana di koperasi anda harus menjadi anggotanya terlebih dahulu.

2. Peminjam mengisi formulir pengajuan peminjaman dana.

Selanjutnya anda harus mengisi formulir peminjaman yang biasanya mengisi data – data yang diperlukan untuk mengajukan pinjaman. Maka isilah dengan benar supaya tidak ada kesalahan data.

3. Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Fotokopi NPWP biasanya dibutuhkan untuk anda yang mengajukan pinjaman di atas 50 juta atau sesuai dengan peraturan koperasi tersebut. NPWP digunakan sebagai syarat untuk mengetahui pajak yang menjadi kewajiban peminjam.

4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Beberapa koperasi juga memiliki peraturan dengan menyertakan KTP milik pasangan jika sudah menikah. Hal ini tentu untuk tujuan keamanan dalam meminjamkan dana atau uang dari koperasi.

5. Fotokopi surat nikah.

Ini juga diperuntukkan bagi yang sudah menikah, maka harus memberikan fotokopi surat nikah.

6. Fotokopi kartu keluarga.

Fotokopi kk mungkin yang paling umum dibutuhkan ketika melakukan administrasi apapun. Hal ini tentu sangat penting dan dibutuhkan dalam pengajuan peminjaman uang di koperasi.

7. Fotokopi rekening listrik.

Biasanya anda juga diminta menyerahkan fotokopi rekening atau tagihan listrik rumah anda. hal ini tentu untuk kelengkapan administrasi yang dibutuhkan.

8. Menyerahkan slip gaji atau buku pensiunan jika ada.

Slip gaji digunakan untuk melengkapi data penghasilan peminjam, untuk kelengkapan administrasi.

9. Menyertakan berkas jaminan seperti BPKB, SHM, sertifikat deposito, dan berkas pendukung lainnya.

Hal ini terutama untuk anda yang meminjam dana yang besar untuk keperluan modal usaha atau bisnis. Hal ini juga untuk tujuan keamanan prosedur peminjaman.

10. Proposal peminjaman dana.

Proposal ini berisi penjelasan dan tujuan dari dana yang dipinjam. Hal ini bertujuan agar ada pertanggungjawaban dari pihak peminjam dan tidak ada penyalahgunaan dana pinjaman.

Demikian adalah syarat atau cara yang harus anda lengkapi jika ingin mengajukan pinjaman kepada koperasi simpan pinjam. Ada beberapa koperasi juga yang membutuhkan syarat tambahan seperti wawancara dan lainnya.

Semua cara ini bertujuan untuk keamanan dana yang dipinjam sehingga tidak disalahgunakan atau menghindari peminjam yang tidak bertanggung jawab.

Jika ada kontrak yang harus disepakati maka baca dengan seksama sehingga tidak ada kesalahan dalam kesepakatan.

Gunakan modal pinjaman koperasi untuk kebutuhan bisnis dan usaha sehingga uang tersebut berputar dan berkembang.

Hal ini adalah tujuan dasar koperasi, sehingga bisa meningkatkan taraf hidup atau kondisi ekonomi anda.

Author: Content Writer

Penulis lepas di toiletbisnis.com. Berikan komentar terbaik anda, untuk menyempurnakan blog ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *