Ingin Menjadi Reseller dengan Modal Kecil? Intip 5 Tips Suksesnya

By toiletbisnis | September 27, 2021
Tips Menjadi Reseller dengan Modal Kecil

Dibandingkan menjadi dropshipper, bisnis reseller lebih banyak dilirik. Alasannya adalah keuntungan yang didapatkan jumlahnya lebih tinggi daripada dropshipper. Tapi tentu saja dengan tantangan yang lebih besar.

Anda yang tertarik menjadi reseller harus menyiapkan ruang untuk menyimpan produk dan gencar dalam melakukan promosi. Jika sukses Anda mungkin bisa naik tingkat menjadi seorang supplier.

Hanya saja untuk memulai usaha sebagai reseller ada beberapa hal yang harus terus diperhatikan. Apa saja itu, Anda bisa menyimaknya di sini.

5 Tips Sukses Menjadi Reseller bagi Pemula

Selain memberikan keuntungan yang lebih banyak, reseller lebih banyak dipilih karena tidak membutuhkan modal besar untuk memulainya. Anda tidak harus mengeluarkan modal puluhan juta apalagi ratusan.

Beberapa orang bahkan memulai bisnisnya hanya di bawah 10 atau 20 juta dan bisa berkembang. Kuncinya adalah ketekunan dan selalu kreatif, apalagi di zaman teknologi seperti sekarang.

Bagi Anda yang ingin sukses menjadi reseller, ada beberapa tips yang bisa diikuti sebagai berikut.

Meningkatkan Kualitas Pelayanan Konsumen

Sebagai reseller, Anda juga harus memperhatikan kualitas pelayanan terhadap konsumen. Memudahkan transaksi Anda perlu mesin kasir dengan teknologi online yang mudah digunakan. Dalam hal ini Majoo adalah mesin kasir yang terpercaya untuk dipilih.

Mesin kasir dan aplikasi kasir Majoo memberikan semua kebutuhan reseller untuk penjualan. Baik itu mencatat transaksi secara terperinci, informasi stok sampai dengan informasi konsumen. Anda bisa memanfaatkan semua data ini nantinya untuk mengembangkan usaha.

Adanya catatan transaksi ini akan memudahkan Anda melakukan pelayanan. Anda bisa tahu mana saja konsumen yang loyal dan proses transaksi bisa cepat dilakukan. Selain soal penjualan, jangan lupa tingkatkan juga layanan after sales sehingga konsumen puas.

Pemilihan Produk

Berbeda dengan toko kelontong, jika ingin menjadi reseller yang sukses sebaiknya Anda fokus memilih salah satu jenis produk yang sudah familiar. Seorang reseller yang sudah paham betul akan produk yang dipilih tentu tidak akan pernah bosan menawarkannya.

Anda pun memiliki pengetahuan yang lebih akan produk tersebut sehingga akan lebih mudah untuk menjualnya. Selain itu, pemilihan produk juga harus disesuaikan dengan kebutuhan pasar, semakin tinggi akan lebih baik.

Mencari Supplier yang Profesional

Selanjutnya setelah produk ditentukan Anda harus mencari di mana supplier yang terpercaya dan profesional. Supplier sangat penting agar stok produk tidak sering kehabisan dan kualitasnya tetap bisa standar dan memuaskan konsumen.

Reseller bekerja menjual kembali produk yang dimiliki oleh supplier jadi jika Anda salah memilih supplier tentu berdampak besar bagi aktivitas bisnis. Jangan terburu-buru memilih supplier karena Anda masih bisa membandingkannya.

Penentuan Harga Produk yang Kompetitif

Inilah pentingnya mengapa Anda harus memilih supplier dengan teliti karena berkaitan dengan harga. Semakin murah maka Anda bisa mendapatkan untung tapi jangan lupakan juga soal kualitas produk.

Anda juga harus menetapkan harga yang bersaing dengan kompetitor agar konsumen yang ditargetkan tidak lari ke penjualan kompetitor. Penetapan harga yang standar harus dilakukan sejak awal dan bisa jadi poin penting pada saat promosi.

Apabila Anda memberikan harga yang mahal, pastikan terlebih dahulu kualitas produknya lebih baik dibandingkan kompetitor. Jika Anda memberikan harga murah juga bukan berarti kualitas produknya menurun. 

Merancang Presentasi Produk

Apakah Anda akan berjualan online atau offline? Presentasi produk menjadi penentuan besar apakah barang yang dijual laris di pasaran. Misalnya saja jika Anda ingin menjual secara online, maka pastikan foto produk menarik.

Jika Anda menjual makanan pastikan kemasannya, merk dan kualitas produk bisa terlihat dengan jelas. Apabila Anda ingin membuka toko sebaiknya pertimbangkan bagaimana display produk sehingga konsumen tertarik untuk membeli.

Belajarkan soal presentasi produk ini lebih lanjut karena akan sangat menentukan apakah produk Anda menarik. Apalagi jika Anda menjual online, pengiriman barang yang mungkin saja merusak presentasi harus diperhatikan.

Menjadi seorang reseller tidak lain adalah sebuah usaha yang membutuhkan kerja keras. Anda pun harus terus melakukan analisa kompetitor agar usaha tidak ketinggalan zaman.  Pastikan untuk menerapkan semua tips ini sebelum Anda memulai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *