Jenis Investasi untuk Pemula Terbaik. Tidak Butuh Modal Terlalu Besar!

By Content Writer | Mei 8, 2020
investasi untuk pemula

Daftar jenis investasi untuk pemula. Bagi kamu yang tidak memiliki modal banyak, maka bisa mencoba menjalankan list yang akan kami berikan sekarang ini.

Diharapkan kamu bisa sukses, kemudian mencoba investasi pada bisnis yang lebih besar.

Jangan jadikan modal kecil sebagai alasan untuk tidak bisa menjalankan investasi.

Padahal investasi ini penting sekali untuk dimulai sejak dini, sebab ingatlah kalah usiamu itu terus bertambah.

Semakin kamu tua maka kamu pun akan semakin tidak produktif jadi investasi ini harus ada!

Jenis-jenis investasi untuk pemula yang direkomendasikan

1. Bisnis waralaba

Yang pertama adalah investasi di bisnis waralaba. Untuk pemula disarankan waralaba makanan dan minuman. Sebab kategori ini tidak membutuhkan modal terlalu besar.

Baca juga: Daftar Waralaba Minuman

Apalagi kalau kamu memiliki tempat yang nganggur di area yang strategis yang ramai orang lewat. Maka bisnis waralaba adalah pilihan yang tepat.

Dengan modal 5 jutaan saja kamu sudah bisa berbisnis. Dan lagi ini termasuk investasi jangka panjang.

Kamu juga tidak perlu repot karena waralaba sudah memiliki sistem yang baik yang dibuat oleh franchisor.

Kunci sukses dari bisnis waralaba adalah produk yang berkualitas dan lokasi yang tepat.

Contoh lokasi-lokasi yang disarankan antara lain:

  • Dekat sekolahan
  • Di dalam mal
  • Depan minimarket
  • Di depan rumah (Kalau punya lahan yang berlebih dan ramai)

2. Investasi Reksadana

Yang kedua adalah investasi di bidang finansial, Reksadana.

Berbeda dengan yang pertama, kalau yang kedua ini pada bidang finansial dan juga cocok untuk jangka panjang.

Kalau kamu bertanya kepada financial planner maka Reksadana ini pasti akan masuk rekomendasi mereka.

Modal yang dibutuhkan mulai Rp 100.000,00 saja, kamu sudah bisa investasi di bidang ini.

Reksadana sendiri dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain:

  • Pasar saham
  • Pendapatan tetap
  • Pasar uang

Nantinya dana investasi kamu akan dialokasikan kemudian diatur oleh manajer investasi.

Sehingga tujuan reksadana untuk investasi dapat tercapai.

Jadi lebih mudah untuk kamu, sebab manajer investasi ini memiliki pengetahuan lebih tentang reksadana.

Lebih mengeri seluk beluk di balik reksadana dan akan bisa mengelola uang investasimu dengan lebih baik.

3. Investasi deposito

Yang ketiga adalah investasi deposito. Investasi ini sama saja dengan kamu menabung di bank.

Di mana untuk mendapatkan keuntungan diambil dari interest yang ditawarkan oleh bank.

Tetapi deposito ini punya jangka waktu penyimpanan yang lebih lama dibandingkan dengan tabungan biasa di bank.

Sehingga bunga tabungan deposito pun interest ratenya jadi lebih tinggi kalau dibandingkan dengan rate dari tabungan biasa.

Rata-rata interest yang ditawarkan adalah 1 s/d 6% / Tahun.

Untuk deposito, kamu cukup menyimpan uang di bank untuk jangka waktu yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Jadi kamu mengikuti aturan deposito yang diberikan oleh bank. Berbeda jangka waktu penyimpanan maka berbeda pula rate yang ditawarkan.

Kelemahan dari investasi deposito ini adalah ratenya masih kalah dengan tingkat inflasi.

4. Investasi emas

Yang keempat adalah investasi emas. Ini yang paling dianjurkan untuk kamu yang mempunyai uang lebih.

Sebab investasi emas hanya cocok untuk jangka panjang saja dan bukan jangka pendek.

Resiko dari emas ini rendah. Selain itu emas juga sifatnya anti inflasi.

Jadi memang investasi emas ini benar-benar populer di masyarakat.

Kalau dalam jangka panjang hasil kenaikannya akan cukup terasa. Tetapi dalam jangka pendek tidak disarankan.

Dengan kata lain kenaikan emas ini sifatnya stabil tapi pelan.

Sesuai dengan prinsip investasi, semakin beresiko rendah sebuah investasi maka return yang akan kamu dapatkan pun akan semakin sedikit. Return berbanding lurus dengan resiko.

5. Investasi properti

Yang kelima adalah investasi properti. Ini juga cocok untuk pemula. Sebab walaupun  banyak yang mengatakan jika investasi properti membutuhkan modal besar, tetapi kenyataannya tidak. Karena sekarang beberapa investasi bisa dicicil.

Jadi kalau kamu bekerja di sebuah perusahaan dan mendapatkan gaji tetap per bulan.

Maka cobalah sembari investasi di bidang properti. Sama seperti emas, properti ini pasti harganya naik terus.

Untuk tingkat kenaikan cepat atau tidak, dan besaran kenaikan harga properti, itu tergantung dari di mana lokasi properti yang kamu beli.

Jadi faktor kualitas bangunan itu nomor 2. Yang nomor 1 di properti yang sangat mempengaruhi harga adalah lokasi.

Bisa passive income

Selain itu bisnis atau investasi di bidang properti ini juga memungkinkan kamu untuk mendapatkan passive income. Tidak hanya bisa mendapatkan untung dari jual beli saja.

Mengapa bisa begitu? Karena misalkan kamu membeli apartemen. Kamu bisa menyewakan apartemen tersebut.

Sama juga ketika kamu membeli ruko di daerah yang strategis. Kamu bisa menyewakan ruko tersebut dengan biaya tahunan.

Dengan begitu kamu jadi bisa mendapatkan penghasilan lebih.

Tips untuk yang ingin investasi properti Apartemen

Salah satu bagian dari properti yang sedang berkembang sekarang ini adalah apartemen.

Alasan apartemen berkembang pesat karena pertambahan jumlah penduduk yang sangat pesat, lebih dari tanah yang tersedia. Khususnya di kota besar.

Dengan begitu apartemen adalah solusinya. Banyak developer terkenal yang mulai membuat apartemen dan menawarkan kepada investor.

Kamu bisa mencoba investasi di apartemen yang baru RENCANA dibangun. Yang penting lokasinya bagus dan berprospek. Sebab dengan investasi seperti ini maka kamu bisa membayar dengan harga yang lebih terjangkau.

Dibandingkan kamu membeli apartemen yang sudah siap huni. Bahkan untuk itu kamu bisa mencicil tidak harus langsung bayar 100%.

Sehingga menurut kami tidak ada alasan untuk tidak punya modal ya.

6. Investasi crowdfunding

Yang keenam adalah investasi crowdfunding. Buat kamu yang baru mendengar istilah ini akan kami jelaskan sebelumnya dulu.

Crowdfunding yakni metode untuk meningkatkan modal dengan cara usaha kolektif, baik dari teman, keluarga, customer, hingga investor. Dan dalam hal ini kamu berperan selaku investor.

Jadi ini adalah pendekatan untuk memanfaatkan upaya kolektif beberapa individu dengan basis online menggunakan internet.

Menggunakan jaringan platform crowdfunding khusus. Sehingga jangkauan yang didapatkan pun lebih besar.

Tentu saja sebagai investor juga akan mendapatkan return.

Sekarang ini ada cukup banyak situs crowdfunding populer yang dapat kamu daftar dan pilih.

Ada berbagai macam pilihan campaign tersedia di situs crowdfunding tersebut, antara lain:

  • Musisi
  • Pegiat event
  • Creative planner
  • Penulis buku
  • UKM
  • Fintech
  • Dan lain-lain

Rata-rata yang bergerak pada bidang kreatif.

Dapat dibilang kamu sebagai investor di sini adalah meminjamkan modal kepada mereka.

Dengan peluang memperoleh imbal hasil yang lumayan, yang sesuai resiko yang ada.

Semakin besar resikonya maka semakin besar nominal yang akan kamu dapatkan.

Walaupun ada juga crowdfunding yang bertujuan untuk kegiatan sosial.

Yang ini bukanlah investasi tetapi crowdfunding kategori donasi.

Namun ini adalah investasi yang cocok untuk kamu, lebih tepatnya investasi untuk kehidupan akhiratmu nanti.

Karena kita hidup sebagai makhluk sosial harus saling membantu sesama yang membutuhkan.


Author: Content Writer

Penulis lepas di toiletbisnis.com. Berikan komentar terbaik anda, untuk menyempurnakan blog ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *